EntertaimentMakassar

Pemeran Film Maipa Deapati – Datu Museng Hadir di Mall PIPO

COMPAKSULAWESI.COM, MAKASSAR – Press Conference dan Launching Official Trailer Film yang berjudul Maipa Deapati dan Datumuseng di Lantai dasar Mall Mall Phinisi Point (PIPO) Makassar, Sabtu (25/11/2017) yang terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar.

Pada Press Conference ini, hadir pemain utama dari Film itu Shaheer Skeikh salah satu artis papan atas dari India yang berperan sebagai Datu’ Museng. Artis asal India ini hadir sebagai pembicara dalam Press Conference dan Launching Official Trailer Film.

Turut hadir Fidzah Hidayatil Baqi berperan sebagai Maipa Deapati, Hans De Kraker sebagai Tomalompoa dan pemeran aktor lainnya.

Sutradara Film Maipa Deapati & Datu Museng, Rere menjelaskan kendala yang dihadapi selama pembuatan film. Kendala utama kita selama syuting itu adalah jarak antara lokasi yang berjauhan dan cuaca.

“Para pemeran dibekali latihan bela diri selama 2 bulan. Khusus untuk Shaheer Sheikh kita berikan pelatihan bahasa, ini agar dia bisa mendalami karakternya,” ungkap Rere.

Shaheer Sheikh dipilih untuk menjadi pemeran utama karena dinilai mampu mendompleng perfilman nasional hingga internasional.

“Kita pilih Shaheer itu, karena dilihat dari namanya yang sudah dikenal di wilayah Indonesia atau nasional hingga kelas internasional. Sehingga diharap, bisa menjadi daya tarik untuk penonton nantinya,” ungkap Rere.

Film ini berdurasi 188 menit ini melibatkan kru 150 orang, pemain khusus pasukan Datu Museng 24 orang, pasukan Gowa 24 orang dan pasuka Belanda 600 orang dan akan di tayangkan di bioskop Indonesia pada 11 Januari 2018.

Lokasi syuting untuk film Maipa Deapati dan Datu Museng, diantaranya Bulukumba, Takalar, Maros, Makassar, SombaOpu, Rotterdam, dan beberapa lokasi lainnya.

Dalam film ini Shaheer sheikh menerima peran sebagai Datu Museng karena merasa tertarik dengan film yang mengangkat budaya daerah.

“Begitu banyak kendala dalam memerankan karakter Datu’ Museng. Saya senang bisa memerankan peran Datu Museng. Saya selalu tertarik dengan film yang mengangkat cerita budaya. Seperti pada peran Saya di Film Mahabarata yang juga mengangkat tentang kisah kerajaan,” ujarnya.

Dari pengamatan COMPAKSULAWESI.COM, film ini menceritakan kisah kelam hubungan asmara Datu’ Museng dan Maipa yang kini banyak dimuat dalam buku sejarah, juga telah dijadikan cerita rakyat turun temurun. Kini nama Datu’ Museng dan Maipa Deapati diabadikan sebagai nama jalan di kota Makassar untuk mengenang perjuangannya melawan penjajah Belanda.

Penulis: Didit | Editor: Elis 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close