NasionalPolitik

Nurdin Halid Didesak Tanggalkan Jabatan Ketua Harian Partai Golkar

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR, Sejumlah Kader Muda Partai Beringin yang mengatasnamakan Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) mendesak Nurdin Halid untuk meletakkan jabatan sebagai Ketua Harian DPP Partai Golkar, alasannya Nurdin Halid telah melanggar AD/ART Partai dengan rangkap jabatan.

Anggota GMPG, Syamsu Rizal menegaskan bahwa berdasarkan AD/ART Partai Golkar yang tidak membolehkan rangkap jabatan secara vertikal, sehingga dia meminta pada Senior Nurdin Halid untuk meletakkan Jabatan Ketua Harian. video youtube berdurasi 20 detik dikutip dari situs detik.com berjudul “GMPG Desak Nurdin Halid Lepas Jabatan Ketua Harian Golkar”, nampak terlihat bunyi AD/ART Pasal 12 ayat 2 yang menegaskan permintaan Syamsu Rizal dkk.

“Kami (GMPG) meminta pada Senior saya, Saudaraku Nurdin Halid untuk meletakkan jabatan sebagai Ketua Harian DPP Partai Golkar, mengingat ini sangat membahayakan posisi Partai Golkar dalam mengambil kebijakan ketika rangkap jabatan”, tandas Syamsu Rizal, Kamis (7/12).

Dia menambahkan, Rangkap Jabatan yang kami maksud adalah bahwa sejak dilantik 26 Juli lalu sebagai Ketua Harian, Nurdin Halid juga menjabat Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, bahkan proses penjaringan dan penentuan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota usungan Jas Kuning ada ditangan Nurdin Halid.

Desakan ini, menyusul Ketua Umum Setya Novanto (Setnov) setelah berstatus tersangka dan tahanan KPK. bahkan pekan depan amar putusan pra preadilan Setya Novanto akan diputuskan 13 Desember. bila sudah ada keputusan tepat Idrus Marham juga secara otomatis bukan lagi menjabat Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Umum, sesuai keputusan Rapat DPD I dan DPP Partai Golkar pasca Setnov tertabrak tiang listrik. sehingga dipastikan Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) segera digelar dalam waktu dekat.

Namun, Munaslub tidak serta merta diterima oleh Nurdin Halid. pasalnya, hasil rapat DPD I dan DPP Partai Golkar seolah termentahkan dengan adanya usulan Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) guna membahas urgensi Munaslub, pada pemberitaan media lokal Makassar.

Padahal, sesuai kesepahaman bersama (DPD I dan DPP), yang dibacakan Idrus Marham usai pertemuan pada awak media kala itu, beberapa poin diantaranya menegaskan ketika telah ada keputusan pra peradilan yang menggugurkan gugatan pra peradilan Setnov maka Munaslub akan digelar secepatnya.

Mungkinkah? pencalonan Nurdin Halid sebagai Calon Gubernur Sulawesi Selatan yang berpasangan dengan Abd.Aziz Kahar Muzakkar akan goyah, ditengah desakan Munaslub dan desakan GMPG yang menginginkan Nurdin Halid Tanggalkan Jabatan Ketua Harian Partai Golkar.

 

Penulis : Didit || Editor : Elis

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close