Hukum & Kriminal

Gegara Butuh Makan, Payabo Nekat Bobol Ruko di Jalan Bandang

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR – Seorang pelaku pencurian dengan pemberatan dengan modus payabo (pemulung) diringkus Resmob Polsek Bontoala dirumahnya dijalan Muh Yamin, dipimpin Panit Opsnal Iptu Rahman Ronrong bersama anggota, Selasa (27/3/2018).

Pelaku SC (23) sang pemilik tatto naga dilengan kanannya ini, sehari harinya berprofesi sebagai payabo nekat dan sukses membongkar sebuah ruko yang ditinggal pemiliknya dijalan bandang makassar pada hari jumat (23/3) sekitar pukul tiga dini hari.

Berbekal sebuah behel bentuk linggis, pelaku membongkar ruko milik korban lelaki. Junaedi (34) dan pelaku berhasil membawa kabur berbagai macam alat pertukangan berupa 7 buah bor berbagai fungsi, 2 buah gurinda dan 2 buah mesin las dan roter.

Dari hasil introgasi penyidik pelaku mengakui perbuatannya dan rupanya pelaku sudah mengamati dan mengintai tkp beberapa hari sebelumnya sebelum beraksi yang mengakibatkan korban mengalami kerugian puluhan juta.

“Saya khilaf pak, saya terpaksa karena saya butuh makan”, kata SC sambil menangis tersedu menyesali perbuatannya.

Setelah dilakukan pengembangan, Resmob Bontoala mengamankan barang bukti hasil kejahatan pelaku SC yang disembunyikan ditempat lain beserta motor payabo pelaku untuk mengangkut hasil curiannya dan kemudian diamankan di Polsek Bontoala untuk penyidikan lebih lanjut.

Menurut keterangan, Kapolsek Bontoala Kompol H Saharuddin, saat di temui di ruang kerjanya bahwa pelaku SC telah terekam cctv di tempat kejadian perkara (TKP) lalu saya memerintahkan kanit reskrim. S.Ahmad A. SH, untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku dan akhirnya pelaku di tangkap di rumahnya oleh panit II opsnal. H. Rahman Ronrong, lalu di bawa ke Polsek Bontoala guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku dan barang bukti berhasil kami amankan berdasarkan laporan polisi korban serta hasil penyelidikan setelah kejadian dan kasus ini kami akan proses sampai tuntas”, Kata Kanit Reskrim Polsek Bontoala Iptu S. Ahmad A.SH.

Penyidik Polsek Bontoala masih mendalami kasus curat ini, terkait tkp lain atau pelaku dibalik layar ataukah murni faktor ekonomi.

Pelaku dijerat dengan pasal pencurian 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

sementara sepeda motor pelaku bentuk gerobak digunakan mengangkut hasil kejahatan turut diamankan penyidik.

 

 

Penulis : Andhis

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close