Ekonomi & BisnisMakassar

OJK Regional Vl Sulumpua Melakukan Pengawasan Dan Literasi Keuangan

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan saat ini sedang gencar melakukan pengawasan dan literasi terhadap sektor Industri Keungan Non Bank (INBK) dan PT Pengadaian Persero.

Sulit dalam mendapat akses untuk pinjaman pada perbankkan (bankable). Masyarak cenderung bertranksaksi dengan datang ke penggadaian. Selain tidak mudah untuk diakses ditambah lagi ketidakmerataan distribusi pendapatan, serta produk dan jasa keuangan yang tidak sesuai menjadi penyebabnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan regional Vl Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua) Zulmi mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan dan literasi terhadap INBK dan PT Penggadaian Persero.

“Saat ini penggadaian telah memiliki program yang sama dengan perbankkan, diantaranya sejumlah produk inklusi keuangan, literasi dan jasa keuangan sudah bisa di penggadaian jelas”, Zulmi beberapa waktu lalu.

Zulmi sendiri berpendapat, dibanding INBK masyarakat lebih minat untuk bertransaksi di Penggadaian. Untuk saat ini jumlah Penggadaian sudah terdata sebanyak 51 cabang dengan otlet 310.

Zulmi menambahkan untuk realisasi pinjaman pada tahun 2017 sebesar 2,85 persen sedangkan di tahun 2018 di bulan februari mengalami peningkatan yaitu 4,84 persen. hal ini ditunjukan dari rilis yang terima pihak OJK reginal Vl SULAMPUA.

“Melihat minat masyarakat terhadap jasa penggadaian ini membuat kami melakukan pengawasan ketat dan literasi terhadap perusahaan sedang gencar-gencarnya melakukan ekspansi program dan produk tersebut”, Ungkap Zulmi.

Pengawasan dan literasi bertujuan agar masyarakat luas dapat menentukan produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, masyarakat harus memahami dengan benar manfaat dan risiko, mengetahui hak dan kewajiban serta meyakini bahwa produk dan layanan jasa keuangan yang dipilih dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis : Nurul 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close