Ekonomi & Bisnis

Nilai Ekspor Sulsel Mengalami Peningkatan

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR – Nilai ekspore yang dikirim melalui pelabuhan Sulawesi Selatan pada bulan Maret 2018, tercatat mencapai US$ 91,90 juta. Dari berita resmi yang dikeluarkan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) menunjukkan peningkatan sebesar 5,63 persen. Sedangkan dari bulan yang sama pada tahun berbeda hanya mencapai US$ 87,00 juta dolar.

Dalam bulan maret ini BPS menghimpun lima komunitas yang di ekspore ke luar negeri. Komuditas dimaksud ialah nikel sebesar 63,74 persen, disusul dengan biji-bijian berminyak dan tanaman obat 10,12 persen, lalu kayu dan barang dari kayu 6,25 persen, gandum-ganduman 5,37 persen, terakhir lak, getah dan damar 3,64 persen.

Kepala BPS regional Sulawesi Selatan Nursam Salam dari lima komuditas yang ada peringkat pertama adalah nikel

“Nikel dikirim ke Jepang, dan disusul dengan biji-bijian minyak dan tanaman obat ke Tiongkok lalu dan negara tujuan lainnya Amerika Serikat dan Filipina. Negara Jepang menjadi negara tujuan ekspor terbesar di Sulsel 66,78 persen sedang Filipina menjadi negara pada peringkat ke empat sebesar 5,41 persen”, jelas Nursam Salam saat dikantor BPS, kemarin.

Komuditas nikel dengan nilai di Sulawesi Selatan sebesar US$ 58,58 juta sedang lak, getah dan damar mendudukki peringkat terakhir dengan total US$ 3,34 juta. Ekspor untuk tujuan negara terbesar Jepang dengan nilai US$ 61,37 juta dan negara Filipina menjadi negara peringkat terakhir tujuan ekspor memberi nilai US$ 4,97 juta.

Meski Jepang merupakan negara ekspor dengan tujuan peringkat pertama akan tetapi nilai ekspor Jepang menurun, hanya sebesar 11,19 persen. Walaupun Tiongkok mendudukki peringkat ke dua tujuan ekspor Sulawesi Selatan, namun nilai ekspor meningkat.

Nursam Salam mengatakan, jika barang ekspor dikirim melalui dua pelabuhan muattan, yaitu pelabuhan Balattang, Malili dan pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar

“Melalui pelabuhan Balattang Malili dengan nilai ekspor US$ 58,58 juta dan dipelabuhan Soekarno Hatta Makassar dengan nilai 12,48 juta. Ekspor komuditas melalui pelabuhan Balattang Malili mengalami penurunan sebesar 12,88 persen, dan melalui pelabuhan Soekarno Hatta turut turun sebesar 4,39 persen dibanding bulan sebelumnya”, tutur Nursam Salam.

 

Penulis : Nurul 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close