MakassarPolitik

Pilgub Sulsel : SYL Vs Amran Sulaiman Beradu Strategi

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR – Pasca tidak menjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mulai pasang kuda – kuda kepentas nasional, caranya SYL hengkang ke Partai NasDem dan Resmikan jadi Kader Restorasi saat konsolidasi Partai NasDem di Manado, tidak berangsur lama SYL pun mulai Deklarasi sebagai Cawapres Jokowi pada hari minggu kemarin 22/4/2018 di Tanah Papua yang dihadiri para tetua adat papua.

Langkah SYL jadi Cawapres Jokowi terbilang mulus setelah rival beratnya Nurdin Halid putuskan tetap maju sebagai Calon Gubernur Sulawesi Selatan 2018, akan tetapi kakak kandung Calon Gubernur Sulawesi Selatan utusan Independent Ichsan Yasin Limpo (IYL) terlebih dahulu beradu strategi di Pemilihan Gubernur Sulsel yang dihelat 27 Juni 2018 nanti.

Pasalnya, NasDem resmi berkoalisi dengan Golkar mengusung pasangan Nurdin Halid dan Azis Kahar Muzakkar (NH-Aziz) sementara adik kandungnya Ichsan Yasin Limpo berpasangan Andi Mudzakkar (IYL – Cakka) meski diusung Partai Demokrat tetapi tetap maju sebagai pasangan calon independent. rivalitas SYL dan NH kerap terjadi di panggung politik, sehingga SYL bulat untuk memenangkan sang adik IYL seperti foto – foto dukungan yang tersiar di media sosial.

Banteng pun menghadang langkah SYL, bila berangkat dari figur Cagub dan Cawagub Sulsel usulan PDI Perjuangan, PAN dan PKS yaitu Prof Nurdin dan Andi Sudirman Sulaiman. hal ini perlu dicermati sebab 10 tahun pemerintahan SYL dan Agus Arifin Nu’mang (SAYANG) didukung Banteng Merah, tapi pilihan politik kali ini berseberangan.

Soalnya, Partai besutan Megawati Soekarnoputri telah bulat untuk memenangkan adik Menteri Pertanian Amran Sulaiman. keseriusan Mega dibuktikan saat penyerahan rekomendasi yang ditayangkan tv nasional bertempat di kantor DPP PDI Perjuangan.

“Sulsel ini gimana ya? 10 tahun Gubernurnya PDIP tapi kok bukan pemenang pemilu legislatif pada 2014 lalu, mestinya Banteng Sulsel banyak belajar sama DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara”, beber Mega kala itu.

Sebagai Partai Jaman Now, PDI Perjuangan punya hitung – hitungan lain sehingga menggandeng Andi Sudirman Sulaiman yang masih berusia 35 tahun untuk berpasangan dengan Prof Nurdin Abdullah di Pilgub Sulsel 2018.

Dalam sepekan terakhir, ada 4 nama Tokoh Indonesia Timur yang layak mendampingi Joko Widodo diantaranya SYL, Amran Sulaiman, Anis Matta, dan Abraham Samad. meski santer disebut-sebut Cawapres Joko Widodo namun belum ada riak – riak deklarasi, Amran kemungkinan besar masih fokus melakukan kerja – kerja pemerintah di tahun politik. beda halnya Anis Matta yang telah diusung PKS sebagai Calon Presiden dan Tokoh Penggiat Anti Korupsi, Abraham Samad kini mulai menggalang dukungan untuk Deklarasi Cawapres di pulau Jawa, sementara di Sulsel baliho “Selamatkan Uang Rakyat” telah bertengger di sudut – sudut kota Makassar.

Rivalitas klan YL dengan Amran Sulaiman mulai terasa hangat, ketika kampanye terbuka perdana yang dihelat di Kabupaten Bone. kedua Pasangan Calon (Paslon) sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum Daerah Sulawesi Selatan mendapatkan kesempatan kampanye di lapangan persibo bone, minggu 22/4/2018 untuk paslon Prof Andalan, sementara paslon IYL – Cakka kampanye tertutup di Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone yang berlangsung selama dua hari yakni 22-23/4/2018.

Pada hari yang sama (Minggu,22/4/2018) di tempat terpisah, Syahrul Yasin Limpo mengunjungi tanah papua guna deklarasi sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) Joko Widodo pengganti Jusuf Kalla untuk periode 2019-2024, berkat bisikan Surya Paloh agar SYL kepentas nasional, sementara Amran Sulaiman masih dijagokan sejumlah media untuk dipertimbangkan sebagai Cawapres Jokowi.

Pertimbangan lain, rivalitas klan YL dan Amran Sulaiman makin seru disaat 7 lembaga survei periode Januari hingga Maret, mengunggulkan Prof Andalan dan IYL – Cakka diunggulkan pada posisi teratas dan kedua. Basis mendulang suara pun diperebutkan kedua paslon diwilayah selatan meliputi Makassar, Gowa, Takalar, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Sinjai, dan Selayar mengingat keduanya adalah Bupati Bantaeng dan Mantan Bupati Gowa 2 periode.

Bedanya klan YL dan Amran Sulaiman pada Pilpres 2014 lalu, Syahrul Yasin Limpo disebut – sebut menjagokan Prabowo Hatta sementara Amran Sulaiman menjagokan Joko Widodo – Jusuf Kalla. kini siapa yang akan menjabat orang nomer satu di Sulsel, jawabnya hanya pada saat pencoblosan 27 Juni 2018 mendatang.

 

Penulis : Didit

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close