Hukum & Kriminal

Toko Penjual Miras Dijalan Poros Maros Makassar Digrebek

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR — Tim Personil Subdit 3 Direktorat Narkoba Polda Sulsel menggerebek toko penjualan miras, berlokasi dijalan poros maros – makassar, depan pasar bulu – bulu Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Minggu (22/04/2018).

Tim Subdit 3 Ditres Narkoba Polda Sulsel yang dipimpin oleh Kompol Laode Muh Masrun telah melakukan penggeledahan sebuah toko, disertai pemeriksaan mulai dari izin usaha sampai dengan izin usaha minuman beralkohol. dari hasil pemeriksaan telah ditemukan beberapa jenis miras, dengan berbagai merk dengan surat izin usaha minuman beralkohol yang telah kadaluarsa.

Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani saat dikonfirmasi bahwa Toko ACI yang berlokasi dijalan Poros Maros – Makassar, tepatnya depan Pasar Bulu-bulu Kecamatan Mandai Kabupaten Maros, telah menjual miras yang tidak mempunyai Surat Ijin penjualan minuman keras (miras).

Dicky menambahkan, tim personil subdit 3 yang dipimpin oleh Laode Muh Masrun, telah melakukan Razia dan Penyitaan terhadap Penjualan Miras tanpa ijin yang sah (surat izin telah mati/kadaluarsa),

Sementara barang bukti berupa 126 (seratus dua puluh enam) botol anggur merk Cap Orang Tua, 119 (seratus sembilan belas) botol bir merk Bintang, 72 (Tujuh puluh dua) botol bir merk Angker, 144 (seratus empat puluh empat) botol bir hitam merk Panter Stout.

Selanjutnya, 56 (lima puluh enam) botol minuman merk Topi Roja, 24 (dua puluh empat) botol bir hitam merk Angker Stout, 19 (sembilan belas) botol minuman jenis New Port, 11 (sebelas) botol bir merk Draft, 7 (tujuh) botol minuman merk Kereta, sehingga jumlah keseluruhan barang bukti sebanyak 577 botol.

Kemudian pemilik toko ibu Hj Saharia (41) diminta untuk hadir dipolda untuk dimintai keterangannya, adalun barang bukti tersebut diamankan di Ruang Subdit 3 Dit res Narkoba Polda Sulsel untuk dilakukan proses lebih lanjut, Dicky mengungkapkan.

 

Penulis : Andhis

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close