Hukum & KriminalMakassarPolitik

Pasca Putusan MA, Kuasa Hukum DIAmi Gugat MK dan Komisi Yudisial

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR – Pasca putusan Mahkamah Agung terkait upaya Kasasi Komisi Pemilihan Umum Daerah Makassar atas putusan PTUN Makassar soal sengketa Pilwalkot Makassar. kuasa hukum pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) mengugat KPU Makassar, dari tiga rentetan proses hukum Appi-Cicu memenangkan gugatan di PTUN Makassar dan Mahkamah Agung, hanya putusan Bawaslu Appi-Cicu kecolongan.

Penolakan hakim Mahkamah Agung tersebut diumumkan pada hari Senin, 23 April 2018. sontak membuat situasi politik di kota daeng memanas. sejumlah kalangan praktisi hukum menilai pro dan kontra putusan MA sudah sesuai prosedur hukum bahkan sebaliknya.

Sampai saat ini, KPU Makassar belum bersikap atas putusan Mahkamah Agung. sementara pasangan Danny Pomanto dan Indira Mulyasari (DIAmi) telah menyiapkan strategi menyikapi langkah KPU pasca putusan MA, upaya hukum DIAmi ini ditempuh sebagai pihak yang dirugikan pada sengketa Pilkada Makassar apabila KPU kukuh melaksanakan putusan Mahkamah Agung yaitu mendiskualifikasi DIAmi.

Danny Pomanto mengurai langkah hukum tersebut di stasiun tv swasta senin malam (23/4), bila KPU Makassar benar-benar mendiskualifikasi pencalonan kami.

“Pilihannya ada dua putusan hukum yang mengikat, KPU ikuti putusan Bawaslu atau KPU ikuti putusan MA. dan bila KPU memilih pilihan kedua, maka DIAmi melalui kuasa hukum akan menggugat KPU ke Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial”, tegas Danny.

Dia menambahkan, kami masih yakin akan menempuh upaya hukum hingga batas waktu 23 mei 2018 mendatang. kami pun menghimbau agar relawan DIAmi tetap tenang tidak terpengaruh pada upaya provokasi, tandasnya.

 

Penulis : Didit

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close