Hukum & KriminalMakassar

2 Polwan Jadi Korban Kekerasan Pengunjuk Rasa

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR — Seorang petugas Polisi Wanita (Polwan) berinisial RM menjadi korban dorongan massa pengunjuk rasa.

Kejadian itu bermula, saat korban (RM) bersama dengan petugas lain ditugaskan sebagai negosiator untuk mengamankan para massa aksi yang melakukan unjuk rasa di depan Pabrik Terigu, Jalan Nusantara Kota Makassar, pada Rabu 25 April 2018, sekira pukul 15.30 wita.

Kala itu, korban yang berpangkat perwira melakukan pengamanan terhadap para pengunjuk rasa, namun tiba-tiba saja mendapat dorongan dari para massa aksi.

“Polwan yang ditugaskan sebagai negosiator mengalami dorongan dari pengunjuk rasa,” kata Kapolres Pelabuhan Kota Makassar, AKBP Aris Bachtiar saat ditemui, Kamis (26/4/2018).

Ironisnya dorongan yang dilakukan oleh massa pengunjuk rasa tersebut ternyata mengenai bagian terlarang (area vital) perempuan RM. Sehingga dengan sontak membuat korban dan petugas lain yang berada di lokasi menjadi harus bereaksi saat merasa emosional.

“Dorongan itu mengenai bagian yang kurang pas bagi seorang wanita,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihak kepolisian Polres Pelabuhan Makassar harus mengamankan beberapa orang massa aksi yang diduga sebagai provokator.

“5 orang kita amankan, lalu kita beri pembinaan agar melakukan aksi secara tertib,” tuturnya.

Selain RM, juga terdapat petugas polwan lain yang mendapat tindak dorongan yang serupa saat mengamankan para pengunjuk rasa.

Sayangnya dalam hal itu, Aris Bachtiar selaku pimpinan di Mapolres Pelabuhan masih enggan untuk membeberkan identitas korban.

“Dua orang korban yang satu tidak usahlah”, tutupnya.

 

Penulis : Andhis

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close