Ekonomi & BisnisHukum & Kriminal

Makassar Patut Meniru, Warga Bandung Sadar BerLalu Lintas

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR – Selama 3 hari pelaksanaan media gathering Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KpW) Sulawesi Selatan di Bandung Jawa Barat, 27-29/4/2018. berdasarkan pengamatan COMPAKSULAWESI.COM ternyata kesadaran warga kota kembang mengenai lalu lintas cukup tinggi bila dibandingkan warga kota Makassar.

Terbukti, ketika rombongan 37 media gathering Bank Indonesia tiba di kota bandung, Jum’at (27/4) setelah menempuh perjalanan dua jam dari terminal 3 ultimate Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, menuju tempat penginapan di Hotel The Papandayan Jalan Gatot Subroto Bandung.

Terpantau, setiap rambu lalu lintas yang terpajang disudut – sudut kota mayoritas pengguna jalan berhenti sesuai rambu yang ada, diantaranya zebra cross atau rambu bagi pengguna jalan tak satupun roda dua berhenti pada gambar bercat putih rambu bergaris – garis putih tersebut. kemudian cat yang berwarna merah bergambar logo roda dua nampak jejeran pengendara terlihat pengendara roda dua rampak satu barisan disusul pengguna jalan roda empat.

Selain itu, sepanjang jalan asia afrika menuju museum konfrensi asia afrika dari gatot subroto. diatas aspal terlihat cat berwarna hijau berlogo sepeda yang menandakan jalur bagi pengguna sepeda. demikian juga lokasi parkir bagi roda dua dan roda empat masing-masing punya jalur parkir.

Hal ini sebagai wujud nyata dari komitmen kota Bandung dalam mewujudkan keamanan berlalu lintas. guna menekan terjadinya kecelakaan, hal itu sebagai tindak lanjut terpilihnya ibu kota Provinsi Jawa Barat ini sebagai percontohan kota di dunia yang aman berlalu lintas versi Bloomberg.

Akang Joni, salah satu warga Bandung yang ditemui COMPAKSULAWESI.COM di Alun – alun Bandung, Minggu (29/4) mengungkapkan jika Walikota Bandung Ridwan Kamil adalah seorang arsitek yang telah mengubah kota kembang menjadi kota layak dan aman berlalu lintas.

“Walikota Bandung, Ridwan Kamil (Kang Emil) menggandeng berbagai pihak, kampanye tertib lalu lintas terus digalakkan di wilayahnya. Selain melibatkan unsur terkait, pihaknya pun telah memberi pendidikan lalu lintas sejak dini kepada masyarakat, beber Kang Joni.

Tidak hanya itu, Kang Kamil juga libatkan para stakeholder pendidikan. Anak-anak mulai SD diberi pendidikan berlalu lintas, sehingga Patut dicatat jika pada tahun 2019 mendatang, kota Bandung jadi percontohan kota di Indonesia dan ASEAN yang aman berlalu lintas, pungkas Kang Joni.

Bila melihat video yang ada diatas, dan mencoba membandingkan dengan kesadaran berlalu lintas warga makassar, sadar atau tidak sadar ketika berhenti di lampu merah tidak kurang kendaraan roda dua, roda empat tidak rampak satu barisan. malah sebaliknya rambu lalu lintas terkadang disepelekan pengguna jalan, padahal telah terpampang rambu jalan dan kamera CCTV disudut kota.

 

Editor : Didit

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close