Pendidikan

Waode N Hasanah Raih Monolog Terbaik 2018

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR – Festival Kala Monolog ke 10 yang digelar pada 18 – 22 Juli 2018 di Kesenian Societeit de Harmonie resmi ditutup malam tadi, (22/7). Pertunjukan A Brief History of Dance oleh Aktor dan Sutradara asal Yogyakarta mengawali penganugrahan monolog terbaik yang diraih oleh Waode N Hasanah (Djuna) dengan naskah Perempuan Etalase Mitos karya Nurul Inayah.

Waode unggul dari 11 kontestan yang mengikuti Festival Kala Monolog ini, diikuti Andi Naquib Assajad (Ukm Seni UNM) melalui naskah Lelaki yang Mencintai Perempuan Penenun Lipa’ Sabbe karya Iqbal Naspa, dan posisi terakhir diraih Nis Musfirah (LSBM Estetika) naskah Mau Menikah, Sungguh!

Tiga Monolog terbaik ini diputuskan oleh Dewan Juri masing – masing Shinta Febrianti, Bahar Merdu, serta Yudhistira (Ketua) berdasarkan 3 aspek penilaian yakni Seni Peran, Artistik dan Penyutradaraan.

“Seni Peran adalah seni meyakinkan penonton, dan inilah salah satu faktor penting bagi seorang Aktor selain peranan Sutradara dan Artistik dalam melakonkan drama pertunjukan”, beber Shinta.

Sementara Bahar Merdu menyayangkan minimnya anime peserta dalam mengikuti workshop keaktoran, “Perlombaan monolog yang digelar oleh Kala Teater bekerjasama Kemendikbud hanya motivasi untuk menjadi aktor terbaik, sementara worshop keaktoran dibuat untuk menambah wawasan keilmuan mengenai Seni Peran”, imbuhnya.

Ketiga Monolog terbaik ini masing – masing membawa pulang literatur Seni, Sertifikat, Uang Tunai, dan Piala bagi pemenang pertama yang diserahkan oleh Yudhistira.

 

Editor : Didit

Tags

Related Articles

Close