MakassarNews

Batal Berlibur Ke Palu, Ini Yang Dilakukan Wanita Keturunan Mesir di Makassar

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR – Wanita asal Los Angeles Amerika Serikat Dina Khattab (24tahun) mengurungkan niat liburan ke Kota Palu, begitu membaca pemberitaan media online mengenai bencana Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah, pekan lalu (Jum’at, 28/9) dan memilih menggalang dana untuk Korban Gempa dan Tsunami Sulteng di Makassar.

Dina berupaya menggalang dana pada keluarga besarnya yang berada di Amerika Serikat guna disumbangkan pada korban bencana Gempa dan Tsunami Sulteng, tidak hanya itu Dina bersama KPJ menggalang dana di Anjungan Pantai Losari, hal itu dia sampaikan pada awak media saat menyambangi Sekretariat Posko Kemanusiaan PW IWO Sulsel di Jalan Maccini Sawah No. 44.

“Saya ingin berbuat bagi warga Sulteng yang menjadi korban Gempa dan Tsunami, maka dari itu saya telah menghubungi sanak saudara di Los Angeles, Amerika Serikat mengumpulkan donasi dan mentransfer ke rekening saya untuk didonasikan ke IWO dalam bentuk materil”, kata Dina.

Bila memungkinkan, Dina bersama teman akan memberikan donasi terbaik untuk warga Donggala dan Palu. Selasa malam (2/10) dan pada malam ini, (rabu, 3/10) Dina akan kembali menggalang dana bersama KPJ sembari membawa alat musik Drumb Box buatan kami, jelasnya.

Gadis keturunan Mesir ini, bertandang ke Sekret IWO guna menyalurkan sumbangan selimut bagi korban bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Sulawesi Tengah ke Posko Kemanusiaan IWO yang diterima langsung oleh Kabid Humas IWO Sulsel, Ishadi Ishak.

Dina menambahkan, selama berada di Makassar, Dina mengungkapkan pengalaman yang berbeda dengan kondisi masyarakat di Los Angeles, disini warganya ramah tamah dan senang berbagi pada sesama. Dina merasa betah tinggal di Makassar, dan telah mengunjungi objek wisata pantai bira, Bulukumba dan Pantai Galesong, Takalar.

Hal yang paling unik rasanya, ketika ke Galesong Takalar menghadiri perayaan ulang tahun ke 3 anak dari kerabat Dina di Takalar, disana saya menemukan nuansa kekeluargaan yang tak pernah ada di Negeri Paman Sam, alasan inilah yang membuat Dina betah berada di Indonesia namun perlu waktu untuk berbahasa Indonesia dengan baik dan yang pasti Dina bener-bener Cinta Indonesia dengan keragaman budaya dan alam yang eksotik, tutup Dina yang memilih resign dari Perusahaan Teleskop Nasa di Amerika Serikat.

Editor : Didit

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close