Olahraga

Pelatih Timnas Panjat Tebing Asian Games Didatangkan ke Sulsel

COMPAKSULAWESI.COM, MAKASSAR – Pelatih Timnas Panjat Tebing Indonesia untuk Asian Games Hendra Basir didatangkan guna berbagi ilmu sekaligus untuk meningkatkan kemampuan pelatih panjat tebing Sulsel agar bisa membawa Sulsel berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Materi kepelatihan di bawah pelatih Hendra Basir yang juga merupakan pelatih speed timnas dan berhasil membawa Indonesia menjadi juara dunia sport climbing dan meraih medali emas pada Asian Games 2018,” kata Sekretaris Umum FPTI Sulsel Ahmad Lubis, Rabu (9/1).

Pelatihan untuk pelatih di Makassar diikuti FPTI Makassar, Bone, Sinjai, Pinrang, Maros, Pangkep, Gowa, Palopo, Pare-Pare, dan pelatih dari pengurus provinsi Sulsel.

Ketua FPTI Sulsel Imam Subekti menjelaskan jika pihaknya akan melaksanakan kegiatan pelatihan pelatih level 1 speed dan pengembangan kapasitas pelatih panjat tebing di Aula KONI Makassar. Dirinya berharap, dengan semakin rutinnya melakukan kegiatan pengembangan SDM panjat tebing, diharapkan mampu bersaing pada tingat nasional maupun internasional.

“Kegiatan ini dilangsungkan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelatih panjat tebing Sulsel, agar kedepan mampu melahirkan dan mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang bisa membawa nama Sulsel di tingkatan nasional maupun tingkatan internasional,” jelasnya.

Adapun target Imam, yaitu meraih hasil maksimal pada Prapon dan pekan olahraga nasional (PON) mendatang. “Target kita adalah meraih hasil maksimal pada Prapon dan PON mendatang. Maka dari itu, semua upaya akan kita maksimalkan khususnya mengenai pembangunan venue panjat tebing standar,” Ucapnya.

“Peningkatan SDM atlit dan pelatih melalui Pelatda yang harus segera di mulai, tentunya bukan hal yang mudah dan perlu dukungan penuh dari berbagai pihak termasuk pemerintah, KONI, dan para stakeholder,” Tambah Imam..

Penulis: Rachmat || Editor: Maman

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close