Politik

Tanggapi Debat Capres, Arqam Azikin: Konsep Pelaksanaan Kaku

COMPAKSULAWESI.COM, MAKASSAR –Debat Capres dan Cawapres yang dilaksanakan KPU RI mengundang sorotan dari Pakar Politik di Makassar salah satunya Arqam Azikin.

Arqam ungkapkan bahwa konsep yang digunakan oleh Pelaksana Kaku dan debatnya kayak diatas satu tingkat cerdas cermat saja semalam, Tegas Arqam.

Betapa tidak pelaksana itu kaku dikarenakan berbagai hal yang tidak maksimal diikuti kualitas Ulasannya oleh publik yang cenderung tidaklah memuaskan argumentasi calon. Masa waktu yang diberikan cuma 3 menit Penyampaian Visi Misi dari 4 tema besar, dan yang paling Fatal membiarkan saling “menyerang” person, ini seharusnya di himbau sebelum mulai acara debat.

Menurutnya debat tersebut belum pantas disebut debat Capres dan Cawapres dikarenakan hanya mensetting limit waktu 3 menit, 2 menit dan 1 menit.

“Mestinya Visi misi durasi 7 menit, silang menanggapi 5 menit, serta saling bertanya dan beri jawaban 3 menit,” tegasnya.

Masa Limit waktu yang digunakan Debat Capres mirip dengan Limit waktu di Debat Pilkada, tampaknya ini bukan Metode debat Capres akan tetapi hanya transformasi pemikiran Calon Presiden dan Wakil Presiden.

“Dan saya menganjurkan debat Calon Presiden Tahun 2024 mendatang sebaiknya dilakukan di perguruan tinggi di 5 Provinsi, Bali, Papua, Sulawesi, Jawa, Sumatera,” Pinta Arqam.

Editor: Maman

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close