News

Mengajar di Pelosok, Ini Pesan Mahasiswa UNM Kepada Pemerintah

COMPAKSULAWESI.COM, MAROS –Volunteer Guru untuk Bangsaku angkatan V mengabdikan diri sebagai relawan pengajar sekolah dasar di kampung Pattiro Dusun Makmur Desa Bonto Manurung Kec Tompobulu’ Kab Maros, kamis-minggu (17-20 Januari 2019)

Kegiatan tersebut diikuti oleh 8 orang relawan baru dan 10 orang relawan lama. Pemberangkatan kegiatan diterpa hujan deras sehingga, untuk sampai di lokasi pengabdian selain harus melewati tanjakan yang licin, para relawan juga harus melewati aliran sungai yang cukup tinggi.

Salah satu mahasiswa yang turut berpartisipasi dikegiatan ini yakni Susi Susanti menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya dia tidak menyangka ada sekolah dasar seperti ini.

“Saya tidak menyangka masih ada sekolah dasar yang seperti ini. Proses pembelajaran siswa dari kelas 1-6 digabung karena guru tetapnya tidak ada. Parahnya lagi gedung sekolahnya tidak ada, sehingga ditempatkan di bawah kolom rumah pak dusun” tutur mahasiswa asal Takalar itu.

Relawan dari kampus UNM ini juga mengungkapkan bangga mengajar dan berharap kepadapemerintah untuk lebih memperhatikan kondisi pendidikan di pelosok.

“Saya bangga bisa mengajar di pelosok seperti ini dan saya harap pemerintah masih memiliki kepekaan sosial, sehingga lebih memperhatikan kondisi pendidikan di pelosok terutama di kampung pattiro tersebut,” tambahnya Susi susanti selaku ketua angkatan V Volunteer Guru Untuk Bangsaku.

Usai kegiatan, para relawan menutup kegiatan dengan sesi foto bersama para siswa kemudian beranjak meninggalkan lokasi pengabdian.

Citizen Report: Susi Susanti (Peserta Kegiatan)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close