Berita

Cegah Paham Radikalisme, Kapolda Bakal Sisir Kampus di Sulsel

COMPAKSULAWESI.COM, MAKASSAR –   Kapolda Sulawesi selatan (Sulsel) Irjen Pol Drs Hamidin, akan bekerjasama dengan pihak akademisi untuk mencegah paham radikalisme dan terorisme di wilayah Sulawesi Selatan.

Menurutnya, untuk pencegahan teroris di Sulsel, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak akademisi serta Forum Koordinasi Penanggulangan Teroris (FKPT) di daerah, agar senantiasa lebih aktif lagi untuk melakukan pencegahan terhadap berkembangnya paham radikalisme di bidang kehidupan dari berbagai claster masyarakat.

“Saya kira harus masuk ke kampus-kampus, jadi Kapolda nanti akan banyak berdialog dengan kalangan akademisi,” ucap Hamidin, usai upacara farewell parade di halaman Mapolda Sulsel, Sabtu (26/1/2019).

Sebagai mantan pejabat tinggi Densus 88 Anti Teror Polri, Irjen Pol Hamidin sedikit menjelaskan sejarah dari teroris di Sulawesi Selatan. Berdasarkan sejarah, lanjut dia, teroris sebenarnya juga berasal dari Sulsel. Waktu itu, teroris pertama muncul dari Sulsel bernama (Negara Islam Indonesia) NII.

“Kalau kita berbicara sejarah panjang teroris, itu juga berasal dari Sulsel. Kita ingat (Negara Islam Indonesia) NII dulu dan sebagainya,” katanya.

Mantan Deputi III Badan Nasional Penanggulangan Terioris (BNPT) ini juga menambahkan, terorisme saat ini sudah menjadi masalah global yang tentunya harus menjadi perhatian penuh semua pihak. Untuk itu, ia mengajak semua kalangan untuk mencegah paham ini meluas dan berkembang.

“Apa yang terjadi saat ini, terorisme sudah menjadi global jadi, kita harapkan bagaimana proses radikalisme itu tidak terjadi,” pungkasnya.

Penulis: Andhis || Editor: Maman

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close