Hukum & KriminalPemkot Makassar

KPPU Gelar Sidang Dugaan Persekongkolan Proyek Tender di RS Makassar

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Perwakilan Makassar menggelar Sidang Pemeriksaan Pendahuluan (PP) II dengan perkara Nomor 10/KPPU-I/2018 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 22 UU Nomor 5 tahun 1999.

Pada Sidang 24 Januari lalu, KPPU mengendus persekongkolan pelelangan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar pada satuan kerja Dinas Kesehatan Kota Makassar tahun anggaran 2017, di Gedung Keuangan Negara 2 Jalan Urip Sumoharjo.

Lukman Sungkar menjelaskan, empat terlapor diduga melanggar Pasal 22 UU No 5 Tahun 1999 tentang persekongkolan tender dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 44,96 miliar.

Koordinator Investigator ini menyebut,
dalam laporan dugaan pelanggaran keempat terlapor kuat terkait dengan persekongkolan tender baik secara horizontal dan vertikal yaitu PT Haka Utama selaku pemenang tender pada perkara a quo, PT Seven Brothers Multisarana, PT Restu Agung Perkasa dan Kelompok Kerja (Pokja) V Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Makassar Tahun Anggaran 2017.

Pada sidang kedua, Kamis (30/1), Terlapor diberi kesempatan untuk menyampaikan tanggapan atas dugaan pelanggaran yang ditemukan Investigator. Salah Satu terlapor, meminta pada Ketua Majelis Chandra Setiawan selama seminggu untuk memberikan tanggapan dan berkas laporan tanggapan.

Sampai Sidang Pemeriksaan Pendahuluan tahap II selesai, Majelis belum memberikan putusan perkara status a quo lanjut atau pemeriksaan lanjutan. Namun Kordinator Investigator Chandra Lukman menyerahkan berkas daftar Saksi Perkara dan Ahli pada Ketua Majelis.

Majelis Komisi akan musyawarah dan hasilnya akan disampaikan dirapat komisi, apakah sidang lanjut ke tahap Pemeriksaan Lanjutan (PL) atau tidak lanjut. Kesimpulan Majelis komisi paling lambat di awal Maret, dan kesimpulan itu akan disampaikan ke Investigator dan Terlapor.

Apabila lanjut ke tahap Pemeriksaan Lanjutan, maka akan dimulai memeriksa saksi, ahli, dan Terlapor, Estimasi Pemeriksaan lanjutan di awal bulan Maret 2019.

Editor : Didit

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close