PolitikSulawesi

FKMT : Masyarakat Harus Sadar, Politik Uang Bukan Berkah, Tapi Aib

COMPAKSULAWESI.COM – Bulukumba – Menjelang pileg dan pilpres 2019 maka pentingnya masyarakat harus menyadari bahwa politik uang bukan berkah akan tetapi ini menjadi aib. Sama halnya dengan isu SARA, politik uang juga diperkirakan masih akan mewarnai kontestasi pemilihan umum 2019.

Sangat sulit menghapus praktik politik uang ketika cara berpikir politisi masih transaksional. Karena idealnya, pemilu merupakan mekanisme pemilihan oleh publik untuk memilih pejabat publik dengan melihat aspek visi dan misi program yang dicanangkan demi menjawab persoalan-persoalan publik.

Forum komunikasi Mahasiswa Tamatto (FKMT) yang berada di Kec. Herlang Kab. Bulukumba ini beranggapan bahwa akibat politik uang, relasi keterpilihan bukan didasari aras ideal. Tetapi, bergeser ke arah nilai transaksional dalam pemilu/pilkada.

FKMT Bulukumba mengajak masyarakat untuk sadar bahwa politik uang bukanlah sebuah berkah dalam perhelatan pemilu.

Menurutnya, Jangan sampai, hanya gara-gara uang Rp 25.000, Rp 50.000 atau Rp 100.000, masyarakat tidak memperoleh pemimpin yang baik.

“Politik uang bukan berkah dalam pemilu, tetapi aib dalam pemilu,”

Disisi yang sama, Lilis Damayanti selaku koordinator bidang Humas FKMT Bulukumba menyebutkan adanya politik uang menunjukkan masyarakat tidak mendapatkan pendidikan yang baik dari praktik pemilu karena selalu disuguhi dengan praktik culas dalam melegitimasi kekuasaan.

Demi melahirkan  pemimpin yang baik serta memiliki integritas, para caleg dan penyelenggara pemilu harus bijak dalam memaknai pemilu.

“kami harap Masyarakat memilih calon secara rasional dan menolak segala politik uang yang dilakukan para caleg. Tujuannya agar jika terpilih, wakil rakyat mampu memberikan perubahan positif,” Tegas Humas FKMT melalui pesan Whats app saat diwawancarai oleh wartawan Compaksulsel.com

FKMT dengan bersikeras untuk mengajak masyarakat sadar akan money politik bukanlah hal yang harus dianggap berkah akan tetapi sebuah aib.

Editor : Darma

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close