Pemkot Makassar

Pembayaran Kenaikan Gaji ASN Pemkot Makassar Dirapel

 Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana akan membayarkan kenaikan gaji 5 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pekan depan. Dan bahkan pembayarannya akan dirapel untuk gaji Januari hingga Maret.

Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) Makassar telah menyiapkan anggaran yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk belanja pegawai.

“Insya Allah paling lambat minggu depan sudah bisa dibayarkan. Karena kan kalau minggu ini sisa besok (hari kerja), makanya disiapkan untuk minggu berikutnya saja,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKA Makassar, Taslim Rasyid, Kamis (04/04/2019).

Dia menyatakan, pembayaran kenaikan gaji ini sesuai dengan peraturan pemerintah. Ada pun petunjuk teknis (juknis) pelaksanaannya telah diterbitkan kementerian keuangan.

Di tahun 2019 ini, Pemkot Makassar menyiapkan anggaran kurang lebih Rp53 miliar untuk membayar gaji pegawai. Anggaran tambahan gaji ASN  berkisar Rp3 miliar setiap bulan.

“Mudah-mudahan bisa mi kita bayarkan segera. Langsung dibayar kekurangan yang tiga bulan kemarin, sejak Januari hingga Maret. Kalau April kan tinggal menyesuaikan,” ujar Taslim Rasyid.

Diketahui kenaikan gaji ASN 5 persen ini diatur pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 15 tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas atas PP nomor 7 tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Dalam PP itu disebutkan, gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp1.560.800, sebelumnya Rp1.486.500. 

Sementara gaji tertinggi PNS (golongan IV/2 masa kerja lebih 30 tahun) menjadi Rp5.901.200 dari sebelumnya Rp5.620.300. 

Untuk PNS golongan II (II/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp2.022.200, sebelumnya Rp1.926.000, tertinggi (II/d masa kerja 33 tahun) menjadi Rp3.820.000 sebelumnya Rp3.638.200.

Golongan III (III/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp2.579.400, sebelumnya Rp2.456.700, tertinggi (III/d masa kerja 32 tahun) menjadi Rp4.797.000 sebelumnya Rp4.568.000. 

Sedangkan gaji PNS golongan IV terendah (IV/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp3.044.300 sebelumnya Rp2.899.500, dan tertinggi (IV/e masa kerja 32 tahun) menjadi Rp5.901.200 sebelumnya Rp5.620.300.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close