Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Serahkan 700 Aset ke KPK

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyerahkan sejumlah aset kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Totalnya ada 700 persil. Aset itu berupa fasilitas umum-fasilitas sosial (fasum-fasos) yang sebelumnya dikuasai pihak ketiga.

“(Aset) Yang tidak disetor, yang dikuasai orang. Kemudian yang direbut orang, diduduki orang, dan sengaja dihilangkan orang,” ujar Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Rabu (10/4).

Penyerahan daftar aset merupakan bentuk rangkaian koordinasi dan supervisi pemerintah dengan lembaga antirasuah. Salah satunya terkait manajemen aset pemerintah daerah.

Daftar aset tersebut akan diteliti KPK untuk dipastikan riwayat dan status kepemilikannya. Sehingga bisa digunakan atau dikelola pihak di luar pemerintah. “Selain karena statusnya dikuasai pihak ketiga, ada pula aset yang direbut orang lain. Bahkan sengaja dihilangkan,” terang Ramdhan Pomanto.

Pejabat yang akrab disapa Danny Pomanto itu mengklaim, aset yang dikuasai orang lain sudah terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota. “Sudah disetor ke KPK dan akan meneliti satu per satu. Karena itu semua (aset), 100 persen bukan di zaman saya,” jelasnya.

Diketahui, Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK meminta Pemkot Makassar harus mampu mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pendataan aset. Selanjutnya, membuat perencanaan atau manajemen terhadap aset agar pendapatan dapat dimanfaatkan dan kembali ke kas daerah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close