Hukum & Kriminal

Otak Pelaku Pengeroyokan Dan Pembunuhan Di Jl. Gunung Bawakaraeng Berhasil Diringkus Polisi

COMPAKSULAWESI.COM – Makassar — Tiga remaja ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan yang menyebabkan Izhan Yusuf (18) salah satu korban meninggal dunia dan tiga orang lagi mengalami luka-luka di Jalan Gunung Bawakaraeng, Jumat (26/04/2019) lalu.

Ketiga tersangka yakni, IL(17), warga Jalan Abu IW (17), warga Jalan Muh Yamin lorong 8, dan S (23), warga Jalan Kesatuan III, Makassar.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol, Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan kejadian naas yang di alami Izhan bermula ketika korban bersama ketiga rekannya Paharuddin Rapik (18), Adrian (18) dan Lomo (19) melintas berboncengan dengan dua motor di Jalan Gunung Bawakaraeng tiba-tiba sekolompok orang menghampiri dan menuduhnya pelaku begal.

“Saat itu korban mau menuju Jalan Veteran, pas di perempatan lampu ada salah satu motor korban ini mogok. Mereka berpapasan, kami menduga ini mungkin ada satu gesekan (ketersinggungan),” ujar Wahyu saat rilis di Mapolrestabes Jalan Ahmad Yani, Makassar, Senin (29/4).

Dijelaskan Wahyu, ketiga tersangka tersebut memiliki peran berbeda,”Inisial P itu yang memukul, inisial S itu perannya menikam, dan inisial I itu membusur,” katanya

“Sementara kita masih mengejar lima rekan pelaku lainnya, diduga telah melarikan diri. Tetapi kelimanya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” lanjutnya.

Saat ini polisi baru menyita barang bukti sepeda motor yang digunakan pelaku, namun kata Wahyu pihaknya masih mencari barang bukti senjata tajam dan busur yang digunakan pelaku menghabisi nyawa korban.

“Kalau barang bukti senjata tajam itu kita belum temukan, hanya saja ada dua bukti berupa sepeda motor yang dipakai pelaku saat kejadian,” tutupnya.

Ketiga tersangka pun bakal dijerat dengan pasal 338 juncto pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Penulis : Andhis [] Editor : Darma

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close