Berita

Aksi Unjuk Rasa Susulan Di Kantor Bupati Bulukumba Oleh KKMB Terkait Kasus PKM Herlang

COMPAKSULAWESI.COM – Bulukumba — Puluhan mahasiswa yang mewakili Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB) dan pemuda Kecamatan Herlang kembali melaksanakan aksi unjuk rasa susulan di depan kantor Bupati Bulukumba di Jl. Jendral Sudirman, Kamis (09/05).

Aksi yg membentang spanduk dan membakar ban di tengah jalan sebagai bentuk kekecewaan kepada Bupati Bulukumba yang sampai hari ini tidak menjawab tuntutan para Mahasiswa yang tergabung dalam organda KKMB dan pemuda Herlang.

Dalam aksi unjuk rasa yg berlangsung sekitar 30 menit, lagi-lagi Pemerintah Kabupaten Bulukumba mempertontonkan ketidak mampuan dalam mengelolah pemerintahan Kabupaten Bulukumba. Bahkan aparat keamanan Satpol PP memukul peserta aksi dan menyemprotkan air pemadam kebakaran dan sempat mengancam massa aksi dengan benda tajam.

Dalam hal ini Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB) dan pemuda Herlang dengan tuntutan :

1. Copot Kadis Kesehatan Kabupaten Bulukumba
2. Copot kepala PKm Puskesmas Herlang dan mutasi keluar daerah
3. Copot kordinator kepala perawat PKM Herlang dan mutasi keluar daerah
4. Meminta kepada pemerintah Kabupaten Bulukumba menempatkan Dokter tetap di PKM Herlang
5. Penegakan hukum atas pelanggaran UU No 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan.

Kepala PKM dan kordinator perawat dianggap gagal dalam mengemban amanah sebagai tenaga medis dan tidak teliti dalam menerima dan mempekerjakan tenaga kesehatan yg tdk dilengkapi dengan STR.

” Sungguh ironi penyambutan ayahanda Bupati Bulukumba AM Sukri Andi Sappewali terhadap massa pengunjuk rasa yg tergabung KKMB dan pemuda Herlang, seolah-olah dianak tirikan ditanah kelahiran sendiri di bumi butta panrita lopi.” Ujar jendral lapangan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Bulukumba

Andi Ahriadi Bakri salah satu bagian dalam aksi unjuk rasa tersebut juga menyampaikan jika dalam waktu satu kali 24 jam tdk diindahkan kelima poin tuntutan maka ia dan rekan-rekannya akan kembali melakukan unjuk rasa dengan massa yg lebih besar lagi.

Editor : Darma

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close