Hukum & Kriminal

Pencuri Bebas Berkeliaran Di Dalam Lingkup Puskesmas Ujung Pandang Baru

COMPAKSULAWESI.COM – Makassar — Pencuri bebas berkeliaran di dalam puskesmas Ujung Pandang baru sekitar pukul. 05.00.Wita, Rabu (15/05).

Awalnya pelaku berpura-pura masuk ke dalam kamar mandi, lalu pada saat keluar dari kamar mandi kemudian pelaku langsung mencabut hp korban yang sementara di cas dan mengambil tas yang berisikan surat-surat penting yang ada di dalam tas korban dan pelaku langsung kabur.

Tidak lama kemudian korban berteriak pencuri sebanyak 3 kali, hingga suami korban terbangun dari tempat tidurnya karna spontan kaget mendengar teriakan pencuri lalu mengejar pelaku. Semua yang ada di dalam lingkup puskesmas pun kaget dan langsung mencari namun pelaku berhasil meloloskan diri dari kejaran korban dan warga.

Salah satu warga yang tidak mau di sebut namanya melihat pelaku memakai baju warna abu-abu dan lari menuju samping pemeriksaan gigi. Bahkan menurut kesaksiannya sendal pelaku tertinggal dan meloncat ketembok hingga masuk kelorong-lorong.

Pasien meminta kepada wartawan compaksulsel.com agar segera dimediakan karna selama ini puskesmas Ujung Pandang Baru tidak mempunyai pengawasan cctv atau security yang berjaga-jaga di dalam lingkup puskesmas Ujung Pandang Baru.

Menurut keterangan kepala dinas puskesmas Ujung pandang Baru. Dr. Eni Murtini, M.Kes, pada saat ditemui di ruang kerjanya bahwa memang telah sering terjadi pencurian di dalam lingkup puskesmas, salah satu korban pencurian Ibu. Hayati (21 thn) yang beralamat di Jl.Sultan Abdulla II kel. Tallo Kec. Tallo kota Makassar.

Menurut keterangan suami korban bernama Suryadi Sahabuddin (23 thn) bahwa pada saat itu ia tertidur pulas dan tiba-tiba ada suara teriakan pencuri sehingga membuatnya terbangun dari tempat tidur. Melihat istrinya berteriak pencuri ia pun langsung mengejar pelaku dan di bantu oleh warga sekitar lingkup puskesmas, namun pelaku tidak berhasil ditemukan hingga suami korban ke Polsek melaporkan kejadian yang menimpanya.

” polisi menyuruh saya untuk mengambil dos hp saya untuk dicocokkan nomor registernya tidak lama kemudian saya kerumah mengambil dos hp saya dan menyerahkan kepolisi, untuk kerugian saya mencaLi jutaan rupiah.” Tutupnya

 

Penulis : Andhis [] Editor : Darma

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close