Hukum & Kriminal

Tim Resmob Polda Sulsel Menciduk Anak Dibawah Umur Membawa 1 Kg Sabu

COMPAKSULAWESI.COM – Makassar — Berdasarkan informasi dari Bareskrim bahwa akan ada pengiriman Narkotika Jenis Sabu dari kota Jakarta yang disimpan di dalam sebuah tas (paket) dengan menggunakan jasa pengiriman PT. Akas Jl. Buru Kec. Wajo Kota Makassar, yang ditujukan kepada perempuan bernama Tetti Indah Sari di sekitar pusat perbelanjaan Ramayana Jl. A. Pettarani Kota Makassar.

Barang bukti 1 kg sabu

Menindak lanjuti informasi tersebut, kemudian Kanit Resmob Polda Sulsel. Akp Edi Sabhara MB, S.,Ik. Memerintahkan anggota Resmob Polda Sulsel bersama-sama dengan Satgas Narkoba Mabes Polri untuk melakukan penyelidikan disekitar TKP dan pada sekira pukul 13.30.WITA, berhasil mengamankan perempuan bernama Nadillah beserta barang bukti narkotika jenis sabu-sabu yang disimpan di dalam sebuah tas berwarna krem (paket).

Selanjutnya Nadillah dan BB dibawa keposko Resmob Polda Sulsel untuk dilakukan interogasi.

Dimana dari hasil interogasi, Nadillah (14 thn) alamat Jl. Dahlia No. 25, Kel. Batang Kaluku Kec. Somba Opu Kab. Gowa, membenarkan bahwa paket tersebut ditujukan kepada Tetti Indah Sari (ibu kandung dari pelaku) yang mana sebelumnya sudah dipesan oleh salah satu kerabat ibunya disalah satu toko online (Aulia Shop Jakarta).

Berdasarkan keterangan tersebut, anggota Resmob Polda Sulsel bersama dengan Satgas narkoba Mabes Polri menuju alamat Tetti Indah Sari (32 thn) di Jl. Dahlia no. 25, Kel. Batang Kaluku Kec. Somba Opu Kab. Gowa, untuk mencari keberadaan Tetti, namun walhasil sudah tidak berada dirumahnya dan telah menjadi DPO.

Selanjutnya Nadillah beserta barang bukti diserahkan ke Direktorat narkoba Polda Sulsel guna proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan UU perlindungan anak.

Menurut keterangan kabig humas Polda Kombes Pol Dicky Sondani, bahwa Nadillah hanya disuruh oleh Ibu kandungnya dimana ia tidak mengetahui bahwa barang yang ingin diambil adalah sabu-sabu sebanyak 1 Kg.

Setelah Nadillah tiba di TKP langsung mengambil barang kiriman yang ditujukan kepada ibunya di PT. Akas Expedisi, tidak lama kemudian pelaku langsung ditangkap oleh tim Resmob Polda Sulsel bersama Satgas narkoba Mabes Polri yang dipimpin langsung oleh Akp Edy Sabhara MB, S., Ik, lalu dibawa keposko Resmob Polda Sulsel guna proses lebih lanjut.

Sementara pasal yang dikenakan Nadillah pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 15 (limas belas) tahun penjara. Tutup Dicki.

 

Penulis : Andhis [] Editor : Darma

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close