Opini

[OPINI] : Demokrasi Harusnya “Victory For All”

COMPAKSULAWESI.COM – OPINI — Apapun yang dilakukan itu punya resiko. Termasuk memperebutkan tahkta orang nomor satu di suatu daerah/negara. Prosesnya diikuti berdasarkan peraturan yang sudah di tetapkan oleh penyelenggara. Tentu tidak gampang, bila terjadi sengketa mereka harus diopinikan curang dan lain-lain.

Sebagai calon pemimpin tentu harus siap menang dan siap kalah. Tidak mungkin ada seri dalam pertandingan ini. Because we want to get champions. Pemenang untuk semua, bukan pemenang untuk kolega atau mungkin hanya kelompok kecil tertentu.

Dalam pertandingan perebutan tahkta akan banyak pengorbanan, mulai dari pikiran, tenaga, dan uang tentunya. Tetapi hal itu akan terbayar tuntas dan lunas saat ekspektasi seirama dengan realitas. that the fruit of the struggle is victory.

Tetapi ada yang lebih penting untuk di beri titik fokus. Yaitu; siapa yang kalah? Bagaimana sikapnya? dan seperti apa selanjutnya? Tentu akan banyak pertanyaan lain. Tetapi yang lebih utama dan terutama adalah sikapnya terhadap kekalahan. Apakah akan menjadi ksatria tangguh yang akan menyampaikan selamat kepada pemenang? Memberi dukungan dan doa agar pemenang sukses dalam masa jabatannya? it should be!

Kekalahan adalah ujian ksatria dalam bertanding. Kata pepata ” failure is delayed success” atau bisa jadi ” failure is the beginning of destruction” tetapi harapan kita tentu menginginkan agar victory for all.

 

 

Penulis : Andi Agus [] Editor : Darma

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close