Hukum & Kriminal

Terkait Kasus Korup Irigasi 49 M di Bulukumba, AMBAK Akan Duduki Kejati Sulsel

COMPAKSULAWESI.COM — Makassar– Selama kurang lebih sepuluh bulan kasus 49 M di Kabupaten Bulukumba terus bergulir, kasus ini mandeg di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan.

Dalam hasil penyelidikan kasus irigasi 49 M di Kabupaten Bulukumba memang ada indikasi Korupsi. Terkait Hal itu Aliansi Mahasiswa Bulukumba Anti Korupsi(AMBAK) melakukan Aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi selatan untuk mengungkap aktor di balik kasus suap proyek irigasi 49 M di Kabupaten Bulukumba, (9/7).

Diwaktu yang sama ditemui langsung oleh Kasih Ekonomi Keuangan Kejati Sulawesi Selatan Irwan Somba SH selaku perwakilan Kejati Sul-Sel. Dalam konfirmasinya tersebut akan transparansi dalam kasus 49 M di Kabupaten Bulukumba walaupun itu menyeret nama orang nomor satu di Kabupaten Bulukumba dan Kejati tidak akan tebang pilih dalam kasus tersebut.

Dalam hal ini Aliansi Mahasiswa Bulukumba Anti Korupsi akan kembali melaksanakan Aksi unjuk rasa di Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan pada Senin (15/7).

Saat di konfirmasi lewat via WA Yurdinawan mengatakan, ketika Kejati tidak segera menetapkan tersangka aktor kasus 49 M di Kabupaten Bulukumba maka Aliansi Mahasiswa Bulukumba Anti Korupsi (AMBAK) akan menduduki kembali kantor Kejati Sulawesi Selatan, karena Kejati Sul-sel diniilai lambat dalam menangani Kasus 49 M di Kabupaten Bulukumba.

“Kalau memang Kejaksaan Tinggi(Kejati) Sulawesi Selatan tidak mampu mengungkap kasus suap irigasi 49 M di Kabupten Bulukumba maka Kasus tersebut dilimpahkan saja ke KPK (Komisi Pembarantasan Korupsi)” tegas Yurdinawan selaku Jendral AMBAK.

Editor :Darma

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close