Hukum & Kriminal

Pria 22 Tahun Ini Nekad ”Cicipi” Anak Majikannya

COMPAKSULAWESI.COM – MAKASSAR — Sungguh tak disangka perbuatan yang telah dilakukan Sam, warga Masalle, Kab. Enrekang. Pria 22 tahun itu nekad ”cicipi” anak majikannya sendiri yang merupakan warga jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar.

Tersangka Sam yang dipercaya orang tua korban untuk menjaga anak perempuannya, justru tega merebut kesuciannya. Bahkan, tersangka juga mengambil sepeda motor dan dua unit ponsel milik korban berinisial ‘I’ (30).

Kejadian amoral dan pencurian di rumah orang tua korban dilakukan Rabu (21/8) sekitar pukul 18.30 Wita. Sekitar 7 jam bersembunyi, tersangka berhasil ditangkap, Kamis (22/8) dini hari.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, tersangka sendiri dibekuk di Jl Perintis Kemerdekaan BTN Antara. Samsul diringkus Tim Resmob Polsek Panakkukang yang diback-up Timsus Polda Sulsel.

“Pelaku ditangkap saat berada di kontrakan rekannya yang berlokasi di Jl BTN Antara. Anggota menembak kedua kaki Sam lantaran dianggap mencoba melakukan perlawanan, ” kata Ananda, Kamis (22/8).

Hasil interogasi lanjut Ananda, pelaku mengakui perbuatannya kalau dirinya telah melakukan asusila dengan kekerasan disertai pencurian terhadap korban berinsial ‘l’.

“Saat menjalani pemeriksaan, Sam mengaku sudah lama memendam hasratnya terhadap korban. Dia mengaku melakukan tindakan itu karena selalu tidak bisa menahan diri ketika melihat korban yang memiliki paras cantik dan kulit putih, ” lanjutnya.

Tersangka, terang Ananda, mengaku sudah merencanakan niat jahatnya beberapa hari sebelumnya. Hingga pada hari kejadian, Sam menyerang korban dengan menyiramkan sambal cair.

“Awalnya, Sam menumbuk cabai rawit yang dicampur air di ruangan dapur rumah korban. Lalu, pelaku menunggu korban yang baru selesai melaksanakan salat magrib, ” terangnya.

Saat korban menuju dapur untuk membuat minuman sebut Ananda, pelaku menyiramkan sambal cair yang dibuatnya. Kondisi tersebut kontan saja membuat korban merasakan panas pada wajahnya.

“Setelah itu, pelaku mengikat kedua tangan korban dan melakban mulut korban, kemudian mengangkatnya ke
kamar lantai dua. Di kamar itu, pelaku melampiaskan nafsunya,” jelasnya.

Usai beraksi, tersangka mengambil dua unit ponsel dan membawa kabur sepeda motor matic milik korban.

“Pelaku (Sam) melancarkan aksi bejatnya dengan dengan cara melemparkan cabai ke arah mata korban (I) lalu menendang korban hingga terjatuh,” ujar lanjut Kompol Ananda.

“Saat terjatuh, pelaku lalu mengikat tangan dan kaki serta menutup mata korban (I) menggunakan lakban,” jelas mantan Kapolsek Mamajang ini

Penulis : Andhis|Editor : Darma

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close