Berita

Pemberlakuan Pajak Restoran, PAD KAB. PANGKEP TERDONGKRAK 200%

Plt Kadispenda Dra.Hasma Rappung didampingi Ryaas Taruna Atmajaya, Kasubdit Pendataan dan Pendaftaran, menjelaskan tentang peningkatan PAD ini berdasarkan hasil pendampingan Tim Korsupgah KPK pada Kamis (1/11/2019).

Sebanyak 25 alat perekam data transaksi penjuala di pasang di rumah makan dan penginapan, progresnya semua melonjak. Bahkan Ryaas mencontohkan ada warung yang dulunya hanya menyetor Rp 300 ribu per bulannya kini naik menjadi Rp 4 juta per bulan. Namun, katanya itu tergantung jumlah konsumen yang ada di warung tersebut.

Alat Perekam Data Transaksi yang di pasang khusus untuk menghitung jumlah pajak di Rumah Makan dan hotel di Kab. Pangkep.

Lanjut Hasma juga mengakui jika “Dalam pemasangan alat di warung atau penginapan, ada aturannya. Restoran atau warung makan yang beromset minimal Rp 300 ribu per bulannya, mereka mengerti yang kami pasangi,” Katanya.

Jumlah alat yang sudah dipasangi di warung dan penginapan di Pangkep mencapai 25 unit. Alat tersebut, mengubah setoran pajak 10 persen yang dilakukan oleh konsumen warung tersebut dan terhubung dengan petugas KPK yang dapat digunakan dan dipantau setiap saat.

“Target PAD tahun 2019 ini mencapai Rp 200 juta dan sekarang sudah terealisasi Rp 400 juta atau 200 persen terjadi kenaikan dan juga pendapatan dari pajak dan restoran,” Terang Hasma.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close