Hukum & Kriminal

Polisi Kejar Penrusak Pagar Kantor Gubernur

COMPAKSULAWESI.COM — MAKASSAR — Mahasiswa yang mengatas namakan diri dari Front Mahasiswa Makassar Menggugat melakukan aksi unjuk rasa di kantor BPJS Makassar di jalan AP. Pettarani Makassar.

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa ini menuntut agar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan agar di bubarkan karena mereka menganggap memberatkan masyarakat kecil.

Aksi yang dilakukan di halaman kantor BPJS ini sebelumnya di kawal ketat dari Polsek Panakukang Makassar agar tidak terjadi gesekan antara mahasiswa dengan petugas BPJS.

Puluhan mahasiswa ini yang berorasi di halaman kantor BPJS dan meminta dirut BPJS menemui para pengunjuk rasa agar aspirasi mereka di dengar dan disampaikan ke BPJS pusat.

Tidak mendapat respon, para mahasiswa dari Front Mahasiswa Makassar Menggugat ini akhirnya membakar ban sebagai bentuk protes mereka terhadap manajemen yang tidak menemui para pengunjuk rasa, sehingga setelah membakar ban mahasiswa tersebut melanjutkan unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan di jalan Urip Sumiharjo,selasa (12/11).

Mereka yang hendak bertatap muka dengan Gubernur untuk sampaikan aspirasi agar BPJS dibubarkan tetapi tidak bertemu gubernur, akhirnya para mahasiswa ini merusak fasilitas pemerintah yakni pagar pintu keluar dengan menendang dan menggoyangkan hingga rubuh.

tidak hanya sampai disitu, akibat aksi mahasiswa dari Front Mahasiswa  Makassar Menggugat ini salah seorang Polisi mengalami luka tusuk di bagian leher belakang, karena berusaha menahan pagar yang dirusak oleh mahasiswa tersebut.

Hingga saat ini aparat kepolisian yang mengalami luka di bagian leher ini dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan insentif.

Saat di konfirmasi Panit II Reskrim Panakkukang Ipda Robert Haryanto Siga mengatakan akan menindak tegas para penrusak pagar kantor gubernuran dan penganiayaan anggota Bripka Arianto lumba .(Ical|Darma)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close