BeritaHukum & KriminalMakassar

Petugas Kebersihan Pasar Diduga Korban Salah Tangkap, Sempat Disiksa Hingga Kelaminnya Disetrum.

Jum’at 29/11/2019

Compaksulawesi.com – Makassar — Enam Oknum Polisi Di Makassar, Diduga Salah tangkap pelaku, Salman (21) tahun menjadi korban salah tangkap dan dianiaya oknum polisi hingga mengalami pendarahan dibagian vitalnya.

Beberapa awak media terlihat datang mengunjungi kediaman korban di area pasar kalimbu dan melihat langsung kondisi korban yang terbaring lemah di atas pembaringannya, Jumat (29/11/2019).

Salman 21 Tahun, Korban salah tangkap yang saat ini kondisinya masih lemas akibat perlakuan kekerasan oleh aparat kepolisian.

Saat ditanya oleh awak media Salman mengatakan, “saya sedang berjalan di lorong dekat rumah, waktu hari Minggu (13/10) dan tiba-tiba langsung datang beberapa oknum polisi. Dan saya lansung ditahan dan dituduh mencuri HP (handphone), padahal itu saya tidak lakukan,” Ucapnya.

Seorang oknum polisi memperlihatkan foto Sandi, dan bilang kesaya “kau tau ini, saya bilang ‘iya Pak, pernah satu kamar (tahanan) dulu di Sekta 06 (Polsek Bontoala.red),” Ungkapnya.

Korban mengaku, sempat dibawa Keliling sebelum dibawa ke Mapolsek Rappocini, Jl Sultan Alauddin Makassar. Korban mengaku kembali dianiaya hingga tidak sadarkan diri.

“Saya diseret, ditarik rambutku, distrongma (setrum), sama diinfuska, distrongmi (disetrum kemaluan saya), ditendang dadaku, sudah itu pingsanma,” katanya.

Penulis : Andhis. / Editor : Muh. Rizki

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close