Hukum & Kriminal

Kasusnya Sudah Berjalan 1 Tahun Lebih Riki Wahyudi Tersangka Pencabulan Di Jeneponto Belum Dipenjarakan, ADA APA..???

compaksulawesi.com

Jeneponto – Kepolisian Mapolres Jeneponto Belum Menpenjarakan Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur yang terjadi pada tanggal 7 Agustus 2018 yang lalu, Telah Terjadi Kasus Pelecehan Seksual Di Bawah Umur, yang di lakukan pria berinisal (PR) RIKI WAHYUDI SYAM Terhadap Anak Dari Ibu Isra Dg. Bola, Yang Selama 1 Tahun Dan Sudah Hampir Berjalan 2 Tahun Ini, Belum Ada Titik Terang Dari Pihak Kepolisian Mapolres Jeneponto, Kamis (5/12/2019).

Isra dg bola ibu korban Mengatakan “Bahwa dirinya merasa tidak menerima keadilan selama ini Anak saya 1 tahun yang lalu dan sudah hampir 2 tahun telah di perkosa oleh tetangga saya, sedangkan anak saya masih berumur 7 tahun kodong, dan masih skolah di SD kelas 2 dan sudah di perkosa oleh tetangga saya sendiri Dan tengga saya itu sudah berumur 17 tahun yang telah menduduki bangku SMA dan tahun ini telah selesai, Saya sudah melaporkannya ke pihak yang berwajib namun Keadilan belum juga berpihak ke keluarga saya kodong”.

Sampai saat ini pelaku Berinisial RIKI WAHYUDI SYAM masih bebas berkeliaran diluar sana dan tidak di tangkap polisi, “Bahkan hari ini saya dengar- dengar pelaku akan melanjutkan pendidikannya.” ungkapnya lagi.

Diketahui sampai sekarang korban masih trauma Dan takut bertemu orang banyak.

“Tolong kodong ki bantuka viralkan mudah – mudahan dengan cara ini bisaka dapat keadilan melalui dari teman – teman semuanya.”

Saya melakukan ini sebagai seorang ibu yang memiliki anak yang telah di hancurkan masa depannya. Anakku kodong masih umur 7 tahun tapi tdk ku taumi bagaimana kehidupannya nanti karna pelecehan ini.

Saya Sudah laporkan berulang kali namun kami belum juga dapat keadilanKodong, dan mungkin karna saya keluarga miskin kodong tidak punya apa – apa makanya saya diperlakukan seperti ini, Sedangkan kata orang negara ini adalah negara hukum, namun saya kodong tidak ada keadilan ku dapat.

Tolong teman – teman bantuka untuk viralkan dan mudah – mudahan ada orang dermawan yg mau membantu saya. Karna hampirmi 2 tahun kodong anakku masih trauma namun pelaku masih berkeliaran dan bebas.”

Penulis : Andhis./ Editor : Muh.Rizki

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close