Berita

Mantan Kepala Desa Singa Selewengkan Bantuan Sapi Indukan, APMAH Layangkan Persuratan Resmi Ke Inspektorat

COMPAKSULAWESI.COM — BULUKUMBA — Kasus dugaan penyelewengan bantuan sapi indukan yang merupakan program padat karya melalul Kementerian Ketenagakerjaan RI yang melibatkan mantan kepala desa Singa, kecamatan Herlang, kabupaten Bulukumba Muhammad Satria DM memasuki babak baru. Pasalnya Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Herlang ( APMAH ) yang di koordinatori Akbar Faisal Syam telah melayangkan persuratan resmi ke Sekretariat Inspektorat kabupaten Bulukumba guna meminta tim khusus untuk turun melakukan investigasi.

“persuratan resmi telah kami masukkan ke sekretariat inspektorat kabupaten Bulukumba untuk meeminta tim khusus menangani kasus ini, kami juga telah menembuskan surat kami ke Bupati Bulukumba, wakil Bupati, sekretaris daerah dan Polres Bulukumba” ucap Akbar Faisal Syam yang merupakan salah satu pemuda desa Singa

Lebih lanjut Akbar Faisal mengungkapkan bahwa langkah ini mereka tempuh dari hasil diskusi bersama inspektorat kabupaten bulukumba untuk APMAH melakukan persuratan resmi yang ditembuskan ke beberapa instansi . dirinya berharap pemerintah dapat berlaku profesional dalam menangani kasus ini apalagi yang bersangkutan akan kembali mencalonkan diri sebagai calon kepala desa Singa.

“ kami berharap Inspektorat dapat profesional bersama instansi lainnya dalam menangani kasus ini apalagi yang bersangkutan akan kembali mencalonkan diri sebagai calon kepala desa Singa dan kami sangat yakin jika tak ada main mata dalam pengananan kasus ini maka kami yakin ada temuan serta kami meminta sampai kasus ini belum selesai pemerintah tidak mengeluarkan surat keterangan bebas temuan untuk desa singa” tegas Akbar.

APMAH meyakini ada penyelewengan yang merugikan negara dan daerah itu sendiri dan jika dalam waktu dekat tim khusus dari inspektorat tidak turun melakukan audit maka kami akan kembali melakukan aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih besar.

Untuk di ketahui APMAH telah melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Inspektorat kabupaten Bulukumba untuk meminta kejelasan tentang penanganan kasus dugaan penyelewengan pengadaan sapi dari Kementerian Ketenagakerjaan pada tahun 2016 yang melibatkan mantan kepala desa tersebut. (Darma)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close