BeritaNews

Bea Cukai Makassar Beri Apresiasi Kepada Eksportir.

Ketua Asosiasi Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) SULSEL: Kami Sangat Mengapresiasi Bea Cukai, Semoga Ke Depan Makin Banyak Pelaku Ekspor Yang Terlibat.

Sembilan perusahaan eksportir di Sulawesi Selatan meraih penghargaan Anugerah Ekspor di ajang Bea Cukai Makassar Awards 2019.

Malam penganugerahan itu berlangsung di Hotel Gammara, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Senin (16/12/2019) malam.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah,Memberikan Plakat Penghargaan di acara BC Makassar Award 2019.

Sembilan perusahan tersebut adalah :

-PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), untuk kategori importir terbaik.
-CV Sinar Agung, untuk kategori Pengusaha BKC terbaik.
-PT Katingan Timbar Celebes, untuk kategori perusahaan penerima fasilitas kepabeanan terbaik.
-PT Semen Tonasa, untuk kategori eksportir dengan kontribusi devisa terbesar dan kategori perusahaan eksportir dengan pertumbuhan devisa terbesar.
-PT Olam Indonesia, untuk kategori eksportir dengan kontribusi bea keluar terbesar.
-PT Huadi Nickel Alloy Indonesia, untuk kategori eksportir terbaik.
-PT Comextra Majora, untuk kategori eksportir paling ekspansif.
-CV Jagathreejatra, untuk kategori eksportir pendatang baru terbaik.
-PT SITC Indonesia, untuk kategori Bintang Maraga.

Penyerahan piagam dan plakat penghargaan itu diserahkan lansung Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, bersama Kepala Bea Cukai Kantor Wilayah Sulawesi Bagian Selatan Parjia dan Kepala Bea Cukai Makassar, Gusmiadirrahman.

Gusmiadirrahman selaku orang nomor satu dijajara Bea Cukai Makassar mengungkapkan, tujuan dari penganugerahan itu ialah untuk menggenjot kualitas dan kuantitas ekspor di Sulsel.

“Tujuannya kita memang pengen memberikan penghergaan kepada pengguna jasa agar dapat lagi menggnejot ekspor kedepan,” Gusmiadirrahman.

Hal senada diungkapkan, Parjia. Sebagai orang nomor satu di jajaran Bea Cukai Kantor Wilayah Sulawesi Bagian Selatan, ia mengatakan apa yang dilakukan Bea Cukai Makassar adalah bentuk dorongan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya Sulsel.

“Tentu kami dari Beacukai akan memberikan support kepada eksportir. Dan benar saja, pertumbuhan ekonomi Sulsel di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan nasional 5,2 persen, sedangkan Sulsel 7,21. Ini dipengaruhi ekspor komoditi yang melimpah,” ujarnya.

Dalam acara penganugrahan eksportir ini turut tampak hadir juga ketu GPEI sulsel, Arief R. Pabettingi mewakili asosiasi eksportirdi sulsel dan juga turut mendampingi kepala dinas perdagangan provinsi sulsel.

Ketua GPEI sulsel mengatakan ” kami sangat mengapresiasi Bea Cukai dengan kegiatan ini , semoga kedepannya makin banyak pelaku usaha ekspor yg terlibat” ucapnya.

Untuk target ekspor Bea Cukai Sulsel hingga November ini, sebesar Rp 621 milliar dan telah tercapai Rp 1,62 triliun atau kurang lebih meningkat 170 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara, Nurdin Abdullah mengatakan, apa yang dilakukan Bea Cukai Makassar perlu diapresiasi sebagai bentuk kepedulian dan dorongan kepada para pelaku eksport untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas eksportirnya.

“Kita sangat mengapresiasi Bea Cukai, yang punya inovasi mendorong semangat para eksportir. Dan saya kira ini bagian dari reformasi birokrasi disaat kelesuhan ekeonomi dunia,” kata Nurdin Abdullah seusai menyerahkan piagam penghargaan.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close