Pendidikan

HPPMI Maros Komisariat UNM Gelar Camp Advokasi Kampung Juang

COMPAKSULAWESI.COM — MAROS- HPPMI Maros Komisariat UNM gelar Camp Advokasi Kampung Juang yang bertemakan “Pengembalian identitas mahasiswa dalam rana Advokasi”. Kegiatan ini di ikuti 23 peserta yang terdiri dari kader, panitia serta pengurus HPPMI Maros Komisariat UNM yang dilaksanakan Jumat, 14-16 Desember 2019.

Ketua panitia, Muhammad asri muttaqin mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui masalah apa yang terjadi pada suatu wilayah.

“Diadakannya Kampung Juang ini adalah salah satu bentuk kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui masalah apa yang terjadi pada satu wilayah. Muatan dari kegiatan ini adalah penerimaan materi terkait pengadvokasian contohnya teknik-teknik investigasi, dasar-dasar advokasi, media dan propaganda, serta menejemen aksi pengaplikasian dari materi ini nantinya akan berupa survei masyarakat lalu akan di angkat menjadi sebuah propaganda melalui media. ” katanya.

Antusias pengurus HPPMI Komisariat UNM melaksanakan kegiatan ini karena melihat banyak beberapa daerah pelosok di Kabupaten Maros yang minim akan pendidikan. Daerah yang di pilih yaitu adalah dusun Tala-tala yang merupakan salah satu dusun yang berada di kecamatan Tompo Bulu Kabupaten Maros. Kondisi dusun Tala-tala yang minim akan pendidikan menyebabkan banyak orang tua di dusun tersebut mengalami buta huruf. Bukan hanya pendidikan, di dusun ini juga sangat minim akan infrastruktur sehingga dalam mengakses pendidikan masyarakat harus berjalan kaki di tengah bebatuan untuk menyekolahkan anak-anak mereka.

“Minimnya pendidikan adalah suatu hambatan negara untuk memajukan bangsanya, jika kita mengacu pada salah satu misi Bupati Kabupaten maros tentang meningkatkan kualitas hidup masyarakat, harusnya pemerintah memerhatikan hal tersebut hingga ke pelosok daerah seperti ini,” Ujar Rifqi Ananda Selaku ketua bidang Advokasi dan Investigasi HPPMI Maros Komisiriat UNM.

Lebih lanjut, rifqi berharap pemerintah Kabupaten Maros Lebih memperhatikan daerah pelosok yang sangat tertinggal sampai hari ini dan dapat merealisasikan misi yang merupakan janji sebuah pemimpin kala momentum demokrasi beberapa tahun lalu.

Citizen Reporter : Dani

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close