Hukum & Kriminal

Dua Pelaku Pengeroyokan dan Penikaman Diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres

COMPAKSULAWESI.COM — MAKASSAR– Satuan Reserse Kriminal Polres pelabuhan dipimpin lansung Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhmamad Kadarislam Kasim SH.SiK.MSi Gelar Press Conference terkait kasus Pengeroyokan dan Penikaman Oleh Pelaku yakni Suprianto alias Anto (28) dan Muh Ardian (25). Keduanya merupakan warga Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, di pelataran parkir Malibu Cafe, Jalan Nusantara, Makassar, Senin (23/12) dini hari tadi sekira pukul 03.30 Wita.

Nasar ditikam karena dipergoki membawa istri pelaku ke Tempat Hiburan Malam (THM) tersebut, Hingga Nasar, warga asal Kabupaten Gowa, terpaksa harus menjalani operasi di Rumah Sakit (RS) Stella Maris, usai ditikam.

Kapolres Pelabuhan, AKBP Kadarislam Kasim, mengatakan, setelah melakukan penyelidikan, pihaknya pun meringkus pelaku penikaman terhadap Nasar. Pelaku diringkus di rumah keluarganya di Kabupaten Gowa.

Pelaku ini melarikan diri ke Gowa kemudian bersembunyi di tempat keluarganya, Untuk sementara senjata tajam yang digunakan pelaku dibuang di jembatan di daerah Tanjung sementara masih dicari karena dibuang ke sungai,” jelasnya saat ditemui di Mapolres Pelabuhan, Jalan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Menurut, Dari hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian, motif pelaku melakukan penikaman karena dilatar belakangi rasa cemburu, Anto mendapati istrinya keluar dari THM bersama Nasar.” Ucapnya.

Motifnya kecemburuan oleh pelaku, tapi masih kita dalami namun klau diliat dari kejadian korban keluar dari Mallibu bersama dengan istri pelaku ini. Mereka sempat ngobrol dan cekcok di parkiran sehingga menyebabkan penikaman yang dilakukan pelaku.

Selanjutnya, luka yang dialami korban berupa satu luka tusuk di bagian atas pinggang, tepat di bawah jantung. Pelaku pun dijerat dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Sementara pelaku yakni Suprianto, saat ditanyai polisi mengungkapkan alasan mendatangi tempat hiburan malam tersebut guna mencari sang istri.” Katanya.

Saya kesana mau cari istriku, memang saya bawa badik simpan di motor, saya bawa untuk membela diri kan diliat tempatnya jadi saya bawa badik. Dia sempat bicara dengan istri saya tapi kasar, jadi saya bilang jangan kasi begitu istri saya, hubungannya istriku dengan kita (kamu) tidak ada, Dia langsung pukul saya dua kali, Saya kan niatnya mau baik-baik tapi langsung dipukul.” Ungkap Kadarislam Kasim. (Andhis|Darma)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close