Pemkot Makassar

Sudah Masuk Januari, Regulasi Pembayaran TPP Pemkot Makassar Belum Jelas

Compaksulawesi – Makassar : Tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi ASN lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai diterapkan Januari 2020 mendatang. Hanya saja, hingga saat ini belum ada aturan atau regulasi yang jelas terkait pembayaran TPP.

Hal ini diakui sendiri Sekretaris Kota Makassar, Muh. Ansar. Pencairan dana TPP bagi tiap ASN belum memiliki regulasi pasti terkait periode pembayaran, apakah setiap akhir atau awal bulan, diberikan perbulan atau pertriwulan.

“Terkait teknis pembayaran itu belum diputuskan. Pembayaran TPP itu bisa dirapel, dan kembali lagi, tergantung kemampuan keuangan daerah,” ucapnya, Senin (30/12/2019).

Ansar  juga mengungkapkan pemberian TPP berbeda dengan teknis penggajian ASN selama ini. Ada indikator penilaian yang harus dipenuhi sebelum TPP dibayarkan, sedangkan kalau gaji dibayar setiap awal bulan.

Pemkot sendiri mengalokasikan anggaran TPP di APBD 2020 sekitar Rp300 miliar.  Berdasarkan peta alokasi anggaran sementara, besaran TPP untuk jabatan Sekretaris Daerah Makassar mencapai Rp56,92 juta per bulan. Asisten Rp22,7 juta, staf ahli Rp18,52 juta, kepala badan/kepala dinas Rp22,7 juta, kepala bagian Rp16,29 juta.

Sedangkan, kepala sub bagian Rp9,53 juta, sekretaris Rp14,81 juta, kepala bidang Rp11,46 juta, camat Rp16,29 juta, sekretaris camat Rp11,45 juta. Kepala subbagian perencana dan keuangan Rp8,66 juta, kepala subbagian umum dan kepegawaian Rp6,96 juta, lurah Rp9,53 juta, sekretaris kelurahan Rp6,96 juta dan kepala seksi kelurahan Rp6,96 juta.(riz)

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close