Pemkot Makassar

Layanan Disdukcapil Makassar kembali Lumpuh, Ini Penyebabnya

Compaksulawesi – Makassar : Untuk kedua kalinya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali memberikan sanksi penutupan akses Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar.

Kesalahannya pun sama, yakni tidak mengindahkan instruksi Kemendagri. Dampaknya, semua pelayanan administrasi kependudukan untuk warga Makassar terhenti.

Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb mengatakan pemutusan server pelayanan Disdukcapil ditengarai karena persoalan miskomunikasi.

Pasalnya, dirinya menganggap sejumlah pejabat struktural di Kantor Disdukcapil tidak harus dikembalikan bersamaan dengan kembalinya jabatan Aryati Puspasari Abady sebagai Kadis Capil Kota Makassar.

“Ternyata itu hanya miskomunikasi aja. Ada pejabat yang harus diganti, ternyata saya tidak tahu bahwa itu harus diganti,” kata Iqbal, kemarin, Rabu, 8 Januari 2020.

Iqbal mengatakan dirinya hendak melantik kembali sejumlah pejabat struktural di Disdukcapil namun terkendala dengan izin Kemendagri.

“Jadi begitu menunggu, saya dilaporkan, saya mau lantik langsung, ndak boleh. Harus minta izin ke Mendagri. Jadi saya ajukan ke Kemendagri. Udah di kirim kemarin, dua hari lalu sudah dikirim,” jelasnya.

Iqbal berdalih bila instruksi Kemendagri soal pengembalikan sejumlah pejabat struktural pada Disdukcapil baru diketahuinya dua hari yang lalu.

Iqbal berharap izin melantik yang telah dilayangkan ke Kemendagri secepatnya keluar, sehingga penumpukan berkas kepengurusan kependudukan tidak terjadi di kantor Disdukcapil Makassar.

“Saya kan baru tahu. Karena baru tahu, dua hari lalu saya langsung buat surat permohonan izin melantik. Mudah-mudahan izin cepat keluar, begitu izin keluar, saya lantik,” pungkasnya.(Riz)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close