Pemkot Makassar

Dokumen Ini Jadi Hambatan Penindakan Gudang Dalam Kota di Makassar

Compaksulawesi – Makassar : Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar Muh. Yasir mengaku masih sementara menunggu penyelesaian Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Setelah itu, kata dia, pihaknya bakal melakukan penindakan gudang dalam kota.

DPA merupakan dokumen yang memuat pendapatan, belanja dan pembiayaan yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan anggaran oleh SKPD.

“Kalau sudah jadi ini DPA sudah keluar ,kita laksanakan,” kata dia, Jumat, 17 Januari 2020.

Kendati begitu, ia mengatakan bakal mengupayakan pelaksanaan penindakan tetap terlaksana pada bulan ini.

Selain DPA, dia mengaku telah melakukan identifikasi gudang untuk memastikan objek penindakan tepat sasaran. Hal itu untuk menghindari bila pihaknya menghadapi gugatan dari pemilik gudang.

“Agar benar-benar objek dan alamatnya itu tidak salah,” paparnya.

Ia mengatakan bahwa pendataan gudang butuh ketelitian dan penguatan dari sisi hukum. Sehingga segala dokumen kelengkapan mesti rampung terlebih dahulu.

“Kita mau legal standingnya itu kuat. Jadi saya mau sampaikan bahwa SK wali kota tentang penutupan itu tidak bersifat makro, per objek itu SK penutupan,” paparnya.

Sebelumnya, Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb mengatakan penyegelan gudang dalam kota mengalami penundaan di awal Januari 2020.

Iqbal beralasan Plt PD Pasar sekaligus Kepala Dinas Perdagangan Muh. Yasir tengah fokus pada pelantikan pejabat direksi Perusda PD Pasar Makassar Raya.

“Kepala Dinas perdagangan dia minta kepada saya (Iqbal Suhaeb) supaya ditunda dulu dan diberi sedikit waktu,” kata Iqbal, Senin, 13 Januari 2020.

Iqbal mengatakan, setelah pelantikan Perusda, pihaknya bakal berfokus menyelesaikan masalah gudang dalam kota.

“Sekarang dia (Plt PD Pasar) fokus pelantikan Perusda dulu,” timpal Iqbal.

Kendati begitu, Iqbal membeberkan bahwa dirinya telah meneken 15 surat eksekusi penyegelan gudang dalam kota yang telah diajukan Dinas Perdagangan.

“Sudah saya tanda tangani semua,” ungkapnya.

Saat ditanya soal rentang waktu penundaan penyegelan gudang dalam kota, Iqbal mengaku tak mengetahui pasti batas penundaan.

“Soal pastinya nanti tanyakan Kepala Dinas Perdagangan,” tutupnya. (Riz)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close