BeritaMakassarNewsPD ParkirPemkot Makassar

Diminta Tangani Parkir Liar, PD.Parkir Makassar Minta BAPENDA Mengalah.

Compaksulawesi.com – Makassar – Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar menyerahkan beberapa kawasan yang sebelumnya termasuk membayar parkir pajak. Hal ini terkait maraknya kawasan parkir liar yang termasuk kawasan kategori pajak parkir yang menyetor ke Bapenda Makassar, seperti yang diminta DPRD Makassar untuk segera diambil alih PD Parkir.

Direktur Operasional PD Parkir Makassar, Susuman Halim, yang ditemui di kantornya, Senin (17/2/2020), mengatakan ada beberapa kawasan yang termasuk dalam kewenangan pajak parkir, tapi menggunakan kawasan tepi dan pelataran jalan. Kawasan tersebut seperti di depan KFC Pasar Segar, Jalan Pengayoman, depan Toko Agung, di Jalan Ratulangi, dan Toko Bintang Mode di Jalan Sunu.

“Bapenda hanya menerima setoran pajak parkir dari pemilik tempat, tapi mereka tidak punya kewenangan membina para jukir di kawasan tersebut, sehingga terkadang jukir di lokasi tersebut memungut biaya parkir ke pemilik kendaraan seenaknya saja, mereka inilah jukir liar, yang berada di luar kewenangan kami untuk menindak jika ada laporan warga,” ungkap Susuman.

Mantan legislator Makassar yang akrab disapa Sugali ini, berharap Bapenda Makassar mau mengalah dan menyerahkan kawasan pajak parkir tersebut untuk dikelola PD Parkir Makassar. Sugali menyebutkan, jika pihaknya menerima aduan masyarakat, PD Parkir dapat menindak langsung jukir yang masuk kawasan tepi jalan dan pelataran dengan melibatkan aparat kepolisian.

“Berbeda jika kawasan pajak parkir tersebut memiliki portal khusus, tarif khusus serta pegawai sendiri yang mengatur parkir kendaraan, itu tetap bisa dikerjasamakan dengan Bapenda,” tutur Sugali.

Sebelumnya, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo meminta Direksi PD Parkir Makassar yang baru dilantik serius memerangi kawasan parkir liar, yang tampak semrawut dan menjadi biang kemacetan jalan-jalan di Makassar.

Sementara itu, terkait rencana penerapan sistem pembayaran parkir non tunai, PD Parkir Makassar akan melatih sekitar 700 jukir yang tersebar di sekitar Jalan Pengayoman, Jalan Boulevard, Jalan Perintis Kemerdekaan (depan Mall M’TOS), dan kawasan Pasar Butung, untuk dapat menggunakan alat pembayaran non tunai genggam (mesin EDC) yang dilengkapi printer struk parkir.

“Dengan pembayaran non tunai, selain sejalan dengan program pemerintah, juga akan menghindari penyelewengan dana parkir yang disetor masyarakat, karena langsung masuk rekening PD Parkir, jukir juga bisa makin sejahtera karena sistemnya mereka dapat upah rutin bulanan,” pungkas Sugali.

Penulis : Muh.Rizki

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close