NewsREDAKSI

Warga Kelurahan Daya Antusias Mengikuti Kegiatan Penyebarluasan Perda Perlindungan Anak

Jum’at : 28 – Februari – 2020

Warga kelurahan Daya,Kecamatan Biringkanaya kelihatan sangat antusias hadir dan menyambut kedatangan legislator sulsel Risfayanti Muin,SS dalam acara Penyebarluasan Perda sulsel No.4 Tahun 2013 di warkop tetta ode, Jumat 28 – 02 – 2020 (Photo: Muh.Rizki)

compaksulawesi.com – Makassar : Ratusan warga Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar antusias mengikuti Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sulsel Nomor 4 Tahun 2013 tentang Perlindungan Anak yang digelar oleh Risfayanti Muin,SS selaku anggota Komisi E di DPRD Sulsel.

Kegiatan tersebut berlangsung di Warkop Tetta Ode, Jumat (28/2/2020) yang dihadiri anggota DPRD Provinsi sulsel Risfayanti Muin,SS (Fraksi PDI-Perjuangan),Nuranti,SE,MT (Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Pemprov Sulsel) dan Bapak Dasawarsa (Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Daya) sebagai pemateri dan narasumber.

Nuranti,SE,MT Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Pemprov Sulsel,saat tengah memberikan materi dalam kegiatan yang digelar oleh legislator DPRD Sulsel Risfayanti Muin dari Fraksi PDI Perjuangan.

Menurut Nuranti, ada 11 hak anak yang layak untuk diperoleh. Perlindungan anak, kata dia, bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak, untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat martabat kemanusiaan.

“Serta mendapat perlindungan dari kekerasan, diskriminasi, dan keterlantaran demi terwujudnya anak yang cerdas, bertaqwa, produktif dan kompetentif, menuju masa depan yang lebih baik,” ungkap ibu nur.

Oleh karena itu, Nuranti menekankan bahwa perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama.

“Orang tua dan keluarga bertanggung jawab menjaga kesehatan anak dan merawat anak sejak dalam kandungan, begitu juga dengan Pemerintah Daerah wajib menyediakan fasilitas dan menyelenggarakan kesehatan yang komprehensif,” katanya.

Selanjutnya Nuranti meminta masyarakat untuk tidak takut melaporkan jika ada indikasi tindakan kekerasan terhadap anak.

“Masyarakat harus sadar bahwa ada undang undang dan Perda yang mengatur perlindungan terhadap anak. Dan jika ada warga yang mengetahui tindak kekerasan terhadap anak tapi tidak melaporkan maka dia bisa dipidana,” tutupnya.

Penulis :Muh.Rizki

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close