Berita

Dinkes Bulukumba Bentuk “Desa Siaga Darah” di Desa Taccorong.

COMPAKSULAWESI.COM — BULUKUMBA — Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba menggandeng dengan United States Agency for International Development (USAID) dalam rangka meningkatkan partisipasi pemerintah Kecamatan, Desa, Puskesmas, Tokoh masyarakat dan keluarga dalam pembentukan dan sosialisasi “Desa Siaga Darah” untuk mencegah jumlah kematian ibu akibat perdarahan atau kurangnya stok darah saat mereka membutuhkan.

Kerjasama itu dimulai dengan melakukan pertemuan multipihak di Kantor Desa Taccorong kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba, (3/3/).

Kepala Desa Taccorong , M. Jamri menyambut baik kehadiran tim Dinkes dan USAID untuk hadir memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada warganya tentang pentingnya kelompok “Desa Siaga Darah”.

Sementara itu, Pihak Dinkes Bulukumba diwakili oleh Hj. Megawati, Skm.M.kes menyampaikan dalam pembentukan desa siaga darah sekaligus sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya donor darah dan masyarakat siaga ketika ibu bersalin dan bayi membutuhkan darah. Agar tdk terjadi kematian akibat perdarahan yg tidak tertangani.

“Kami berharap kedepan Desa Taccorong ini tidak ada lagi kata kekurangan darah untuk masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.” jelas Hj. Megawati

Pada 2020 ini, pihaknya juga telah menyebar bidan-bidan untuk melayani pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil hingga ke desa-desa yang ada di Bulukumba

“Tahun 2020 ini sudah ada beberapa bayi baru lahir yang meninggal. Kedepan muda-mudahan tak ada lagi hal serupa yang terjadi,” tambah Hj.Megawati di  depan peserta pertemuan multipihak.

Untuk diketahui, pertemuan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Taccorong, M. Jamri didampingi Pihak USAID, Dr.Hendrik Rupang serta Dinas Kesehatan Hj. Megawati Skm.M.kes, Kepala Puskesmas Bontonyeleng dan perwakilan Rumah Sakit Andi Sultan Daeng Radja. Kegiatan ini juga sekaligus dirangkaikan dengan pembentukan kelompok” Desa Siaga Darah.”

Turut hadir Kegiatan ini kepala desa Taccorong , Dinas kesehatan, UTD Rumah Sakit Bulukumba, pokja PKK Kecamatan, Kepala Dusun, Kader Posyandu Tokoh masyarakat,Para Ibu hamil , Ketua BPD dan masyarakat lainnya.(Darma)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close