MakassarPD ParkirPemkot Makassar

Direksi PD.Parkir Makassar Raya Turut Mensosialisasikan Aturan PSBB Kepada Masyarakat

H.Irhamsyah Gaffar : Masyarakat Harus Mendukung PSBB Ini Dengan Tertib Melakukan Semua Himbauan Pemerintah.

compaksulawesi.com, Makassar : Dalam rangka pemberlakuan PSBB di wilayah kota makassar bersama Gugus Tugas Covid-19, Direksi PD.Parkir Makassar Raya,H. Irhamsyah Gaffar, SE turut menghimbau masyarakat agar dapat meningkatkan Kesiapan dan Kesiagaan terhadap penyebaran virus Covid-19, Senin (20/04/2020).

Di ruang kerjanya, Dirut PD. Parkir Ini menyampaikan kepada awak media apa apa yang Dilarang dan Dibolehkan Selama PSBB berlangsung.

Diketahui penerapan PSBB di Indonesia ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2020 ( Covid-19 ).

Dalam Pasal 13 Bab III Permenkes tersebut ada sejumlah kegiatan atau aktivitas diatur selama pembelakuan PSBB, 14 hari sesuai dengan masa inkubasi virus.

1. Pembatasan kegiatan keagamaan.

(Kegiatan keagamaan dilakukan di rumah dan dihadiri keluarga terbatas, dengan menjaga jarak setiap orang. Semua tempat ibadah ditutup.)

2. Pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

(Dikecualikan untuk (a). supermarket, minimarket, pasar, toko atau tempat penjualan obat-obatan dan peralatan medis kebutuhan pangan, barang kebutuhan pokok, barang penting, bahan bakar minyak, gas, dan energi; (b). fasilitas pelayanan kesehatan atau fasilitas lain dalam rangka pemenuhan pelayanan kesehatan; dan (c). tempat atau fasilitas umum untuk pemenuhan kebutuhan dasar penduduk lainnya termasuk kegiatan olah raga).

3. Pembatasan kegiatan sosial dan budaya.

(Pelarangan kerumunan orang dalam kegiatan sosial dan budaya serta berpedoman pada pandangan lembaga adat resmi yang diakui pemerintah dan peraturan perundang-undangan.)

4. Pembatasan moda transportasi.

(Dikecualikan untuk: (a). moda transpotasi penumpang baik umum atau pribadi dengan memperhatikan jumlah penumpang dan menjaga jarak antar penumpang; dan (b). moda transpotasi barang dengan memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk.)

5. Pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan.

(Dikecualikan untuk kegiatan aspek pertahanan dan keamanan dalam rangka menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat, dengan tetap memperhatikan pembatasan kerumunan orang serta berpedoman kepada protokol dan peraturan perundang-undangan.)

Namun, yang lebih teknis akan termuat dalam Perwali Kota Makassar dan Keputusan Wali Kota Makassar.

Di harapkan masyarakat bisa men jalankan dengan sebaik-baiknya serta mengikuti penerapan PSBB ini sehingga bisa dapat memutus mata rantai Covid-19 di kota Makassar pada umumnya di seluruh Indonesia, dan kehidupan kita bisa kembali normal,” harapnya.

Penulis : Muh.Rizki

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close