Berita

Jelang PSBB, Polres Pelabuhan Makassar gelar Rakor Teknis Pengamanan

Compaksulawesi.com – Makassar — Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan AKBP Muhammad Kadarislam Kasim SH, Sik, M.Si memimpin rapat koordinasi rencana pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Selasa (21/04).

Bertempat di ruang promoter Polres Pelabuhan Makassar, kegiatan rapat koordinasi penerapan PSBB yang dihadiri Rahmatullah (KA Otoritas Pelabuhan Makassar), Fernando S (Camat Kecamatan Sangkarang), Mayor Nuryanti (Danramil Wajo), Kabag Ops Polres Pelabuhan Kompol Gani,  Kasat Intel AKP Muh Nur Parape, Ardiansyah (Kacabjari pelabuhan Makassar), Rudy Pentury (Kacab PT. Pelni cabang Makassar), Bachrul Nur (Manager TPB PT Pelindo IV Makassar),  Saiful (sekcam Kecamatan Ujung Tanah), H. A. Musyarafan (Sekcam kecamatan Wajo), Sirajuddin (Staff Otoritas Pelabuhan Makassar), Kodratullah KSS Intel Bea Cukai, Baso Achmad (staf Syahbandar Makassar).

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam mengatakan, persiapan pengamanan dilakukan dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) antar stakeholder termasuk dengan TNI secara mendalam. Sebab, PSBB membutuhkan personel keamanan yang cukup banyak” Ungkapnya

Dalam menjalankan PSBB ini,  diharapkan kepada para tokoh masyarakatu, tokoh agama, tokoh pemuda dan stakeholder lainnya untuk memberikan himbauan kepada warga masyarakat tentang penerapan PSBB yaitu agar menjauhi kerumunan massa, dan disarankan untuk berdiam diri saja dirumah, Polri dan Tim gabungan akan selalu berkeliling dan akan memberikan teguran keras apabila masih didapati ada warga masyarakat yang berkerumun atau nongkrong nongkrong,” tegas Kapolres Pelabuhan Makassar

Kapolres AKBP Kadarislam juga menghimbau masyarakat melalui media cetak dan online, agar benar – benar menjalankan PSBB apabila sudah diterapkan” agar bisa mencegah penyebaran Virus Covid 19″ harap Kapolres Pelabuhan Makassar. (Andhis|Darma)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close