Berita

Soal PSBB Dan Banyaknya Masyarakat Protes Soal Masjid Yang Tutup, SAdAP Angkat Bicara

Compaksulawesi.com — Makassar — Pengusaha Tambang yang juga bakal calon Walikota Makassar Syarifuddin Daeng Punna mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah kota makassar yang menerapkan PSBB dengan membatasi warga untuk melaksanakan ibadah di masjid, “hal ini tentu membuat hati kecil saya meronta”, ungkap SAdAP, Sabtu (25/04/).

“Sebagai seorang pemimpin, kita mesti memperlihatkan sikap yang bijak. Menurut saya PSBB tidak menjadi masalah, penerapannya juga saya setuju, tapi tidak perlu melarang orang untuk ke masjid”, Ungkapnya saat dihubungi awak media.

Ia hanya ingin menyarankan agar masjid tetap berfungsi sebagai tempat beribadah dan tempat bertafakkur di bulan suci ramadhan dengan syarat agar tiap masjid dilakukan sterilisasi yakni menyiapkan fasilitas pengukur suhu tubuh, wadah cuci tangan dengan hand sanitizer, dan penyemprotan disinfektan di sekitar area masjid setiap harinya terang SAdAP.

“Saya menyumbangkan saran untuk kemudian bisa diakomodir untuk kebaikan bersama, apalagi ini terkait niat untuk mendapatkan ridho dari Allah selama ramadhan untuk memakmurkan masjid. Pak Pj. Walikota bisa mengajak bawahannya agar menjadi contoh bagi masyarakat bagaimana menggemakan takbir di lorong-lorong dengan semangat ijtihad melawan corona” tutup SAdAP.(Rizki|Darma)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close