Berita

15 OTG dari Cluster Ijtima’ Ulama Gowa Asal Bulukumba Jalani Karantina Di Makassar

Compaksulawesi.com — Makassar — Sebanyak 15 anggota jemaah tablig berstatus orang tanpa gejala (OTG) di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikirim ke Makassar. Mereka nantinya akan menjalani karantina di sebuah hotel.

“Iye 15 orang. Kategori OTG, karena kontak erat dengan pasien positif,” ujar Kasubag Publikasi Humas Pemda Bulukumba Andi Ayatullah Ahmad saat dihubungi via telepon selulermya, Kamis (23/4).

Jemaah OTG Corona ini diberangkatkan ke Makassar sekitar pukul 17.30 Wita. Mereka berangkat dengan menggunakan bus milik Dinas Perhubungan Bulukumba dan dikawal ketat oleh petugas kepolisian.

Andi Ayatullah mengatakan para OTG ini dikirim ke Makassar atas tawaran Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah kepada semua jajaran pemerintah kabupaten di Sulsel.

“Jadi Pak Gubernur itu kan ada programnya menawarkan paket wisata hotel bagi yang mau diisolasi. Karena tadi Pak Bupati Bulukumba mengatakan, setelah pasien positif (Corona) dibawa ke Makassar, ini teman-temannya diisolasi mandiri di rumah sakit, itu tidak representatif,” kata Andi.

Andi juga menjelaskan, para jemaah ini dinyatakan berstatus OTG lantaran pernah melakukan kontak langsung dengan seorang anggota jemaah tablig lain yang positif Corona berdasarkan hasil tes swab. Pasien yang positif Corona itu telah lebih dulu dikirim ke Makassar untuk menjalani karantina.

Selain itu, sebagian besar jemaah ini disebut sebagai peserta Ijtima Dunia Zona Asia 2020 di Kabupaten Gowa beberapa waktu lalu

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota jemaah tablig asal Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, beberapa waktu lalu dinyatakan positif Corona dalam hasil tes swab saat melakukan aktivitas dakwah di Bulukumba. Jemaah positif tersebut langsung dibawa ke Makassar, sementara rekan-rekannya yang lain diisolasi di RSUD Andi Sultan Daeng Radja.

Hingga akhirnya, rekan-rekan jemaah tablig yang positif tersebut dikirim ke Makassar pada hari ini dengan status OTG. (Rizki|Darma)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close