Berita

ASN Sisihkan TPP Untuk Disumbangkan

Compaksulawesi.com – Makassar —  Penanganan covid-19 di Sulsel terus mengalir. Bukan hanya dari kalangan swasta, tapi beberapa instansi pemerintah pun juga tak mau ketinggalan turut membantu. Khususnya dari jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, akhir pekan lalu menerima secara langsung bantuan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel untuk korban covid-19 dan juga yang terdampak. Bantuan seluruh jajaran dan staf Dispora Sulsel dihimpun dari sebagian tunjangan penghasilan pegawai (TPP).

“Ini dari donasi seluruh pimpinan dan jajaran staf Dispora yang kita himpun setelah mereka menerima TPP bulan Februari. Ini TPP yang kami terima. Kita imbau kepada teman-teman menyikapi kondisi terkait yang terjadi saat ini. Mereka menyisihkan untuk berdonasi,” kata Kadispora Sulsel Andi Arwin Azis.

Bantuan yang diberikan berupa sembako, beras, minyak goreng, deterjen hingga sabun cuci piring. Arwin menyebutkan, donasi ini pada prinsipnya sebagai bentuk rasa keprihatinan terhadap wabah covid-19 yang berdampak pada segala aspek.

“Termasuk aspek perekonomian masyarakat. Mereka banyak kehilangan pekerjaan. Kemudian yang paling penting, masyarakat terdampak ini dapat diringankan bebannya menghadapi bulan suci Ramadhan ini,” ujar Arwin.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa beras isi 50 kg sebanyak 100 karung, minyak goreng isi 2 liter 150 botol, gula pasir 150 kg, deterjen 150 bungkus, sabun cuci 150 bungkus, dan sabun mandi 600 buah.

Bantuan juga datang dari para mitra Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sulsel. Penyerahannya dilakukan Kadis PUPR Rudy Djamaluddin di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

“Jadi bantuan ini sebenarnya uluran tangan dari mitra kita. Teman-teman kita yang banyak berkomunikasi dengan ke-PU-an,” kata Rudy.

Ia menekankan agar sumbangan yang diberikan berupa barang yang dapat dimanfaatkan langsung. “Ini biar mudah kita salurkan. Alhamdulillah hari ini kita serahkan 500 APD (alat pelindung diri).

Kemudian ada satu ton beras dan 100 dos mie instan. Ini semua adalah wujud kepedulian kita bersama,” terangnya.
Menurut Rudi, penanganan covid-19 bukan hanya urusan pemerintah semata, melainkan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu diperlukan kerja sama dan saling bahu membahu.

Dijelaskan pula bahwa sumbangan juga diberikan ke daerah yang membutuhkan pangan dan sembako. Disalurkan melalui PKK dalam bentuk makanan selama bulan suci Ramadan ini.

Terbaru, bantuan datang dari rimbawan-rimbawati yang peduli pada masyarakat terdampak. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) dan Hutan Lindung Jeneberang-Saddang, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Entan Sofyan.

Adapun sembako diserahkan beras 700 kg, minyak goreng 150 kg, dan bantuan Rp5 juta. “Ini yang dikumpulkan oleh dari rimbawan dan rimbawati yang peduli kepada masyarakat,” kata Entan Sofyan.

Selain sembako rimbawan dan rimbawati, KLHK juga telah memberikan bantuan tahap pertama berupa hasil hutan bukan kayu, seperti madu yang sudah diserahkan ke paramedis di masing-masing rumah sakit.

Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, mengatakan sumbangan yang diterima sebagai bentuk solidaritas kepada sesama.

“Mudah-mudahan di bulan suci Ramadan ini semakin meningkatkan ketakwaan dan jiwa sosial kita dan kepedulian kepada sesama. Meningkatkan solidaritas,” kata Nurdin Abdullah.

Ia berharap, pandemi covid ini dapat dilalui dengan penuh kesabaran dan kekuatan serta kesehatan.

“Semoga di bulan yang penuh rahmat ini, di tengah kondisi bangsa yang sedang menghadapi ujian yang sangat berat. Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan, kesabaran dan kekuatan untuk menghadapi masa sulit seperti ini,” imbuhnya. (Rizki|Darma)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close