Berita

Pemkot Makassar Tidak Siap PSBB, Surat Kepala Badan Lawan Peraturan Wali Kota

Compaksulawesi.com – Makassar  — Dua hari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar terlihat tidak siap dalam menjalankan aturan yang sudah dibuat. Aturan PPSB dalam Peraturan Wali Kota dilawan dengan sepucuk Surat Kepala Badan.

Hal ini terlihat saat Satuan Polisi Pamong Praja yang dipimpin Iman Hud akan menutup Toko Bintang yang masih beroperasi. Toko penyedia aksesoris telepon genggam ini tetap buka dengan menunjukkan surat izin dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

Kepala Satpol PP Kota Makassar Iman Hud mengatakan, masyarakat hilang kepercayaan terhadap pemerintah kota. Kebijakan pemerintah jadi tertawaan dan lelucon di tengah pandemi.

“Di lapangan banyak kegiatan janggal dan lucu,” kata Iman, Sabtu (25/04).

Menurut Iman, pemerintah harusnya tegas dalam menjalankan aturan. Kalau pengusaha menunggu ditindak, sama saja petugas main kucing-kucingan dengan pengusaha.

“Makanya saya mengambil resiko dengan menyiram dan mengambil kursi. Meski tak diatur dalam Perwali, tetapi keselamatan rakyat di atas segalanya,” kata dia.

Dia mengatakan, perintah Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb untuk tidak memberi toleransi susah dijalankan di lapangan.

“Jangan lagi ada kecolongan Tim Gugus Covid-19 terkait aturan terhadap ribuan toko di Makassar yang simpang siur. Dibutuhkan ‘superman’ sebagai penguasa wilayah,” kata dia.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Andi Muh Yasir mengeluhkan hal serupa. Dia mengatakan, dalam menangani pandemi, perlu ada kesatuan gerak dari seluruh instansi pemerintahan.

“Kita ke Bintang, dia mengantongi syarat. Kita sepakat diluar makanan tak bisa. Tapi dari posko induk memberikan izin. Jadinya, kita malu sendiri,” kata dia.

Permasalahan lain, dia mengatakan, pihak Alaska melakukan protes lantaran toko yang berada di depannya, tetap beroperasi dan menjual produk serupa.

“Depannya Alaska buka dia punya izin, ini catatan bagi pemerintah,” katanya. (Rizki|Darma)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close