Pemkot Makassar

Akibat Pandemi Covid-19, Pemkot Makassar Alami Defisit Anggaran Hingga Rp 947 Miliar

Compaksulawesi – Makassar : Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Rahmat Mappatoba mengutarakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar mengalami defisit hingga Rp 947 miliar, tahun 2020 ini.

“Setelah dikalkulasi estimasi defisit kita mencapai Rp 947 miliar. Mau tak mau terjadi defisit karena pandemi Covid-19,” ujar Rahmat, Kamis (7/5/2020) ungkapnya.

Menurut dia, kondisi ini terjadi lantaran berkurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan bagi hasil dan transfer dari pemerintah pusat.

Selain itu, sejumlah sektor usaha sebagai sumber pendapatan daerah, seperti jasa penginapan, kuliner, industri, dan pariwisata juga tutup ditengah darurat Corona di Makassar.

Terkait dengan itu, Pemkot Makassar akan melakukan rasionalisasi anggaran sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35 Tahun 2020, serta melaksanakan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Keuangan (Menkeu) Tentang Percepatan Penyesuaian APBD Tahun 2020 Dalam Rangka Penanganan Covid-19.

Ia pun menyakini, PAD Makassar dipastikan tak mampu mencapai target sekitar Rp1,7 triliun pada tahun ini.

Meski begitu, Pemkot Makassar kata Rahmat tetap menarget pendapatan hingga Rp 1 trilliun.

“Mudah-mudahan PAD kita bisa mencapai Rp1 triliun,” Tutup Rahmat.

Editor : Muh.Rizki

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close