Pemkot Makassar

PDAM Kota Makassar Kembali Memberikan Bantuan Untuk Warga Terdampak, Bantuan Diterima Langsung Ketua TGUPP Covid-19 Kota Makassar.

Compaksulawesi, MAKASSAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menyalurkan bantuan 1.000 paket kebutuhan untuk warga Makassar yang terdampak wabah virus Covid-19.

Bantuan tersebut diserahkan ke Posko Induk Covid 19, dan diterima secara langsung Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, Senin (11/5/2020).

Pj Wali Kota Makassar Bersama Apindo Sulsel Blusukan ke Panti Asuhan
Prihatin Pj Wali Kota Makassar Terhadap Warga Kurang Mampu di Batas Kota
“Semoga saja ini bisa membantu warga Makassar yang kini sedang kesulitan akibat virus yang masih mewabah hingga saat ini,” jelas Asdar Ali, Direktur Keuangan PDAM.

Menurut Asdar, bantuan yang disalurkan PDAM kali ini merupakan bantuan gelombang ketiga, dimana yang pertama sebanyak 500 paket kebutuhan yang disalurkan pada awal-awal virus mewabah di Makassar.

Selain itu, pada tahap kedua PDAM juga menyumbangkan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 130 buah.

Selain bantuan tahap ketiga tersebut, PDAM juga memberikan keringanan pembayaran bagi para pelanggan.

“Untuk R1 dan R2, selama bulan April, Mei, dan Juni, pembayaran air kita gratiskan. Mereka adalah rumah tangga sederhana dan sangat sederhana. Sedangkan untuk rumah susun yang dikelolah oleh pemerintah, diberikan diskon 50 persen,” sambungnya.

Hal ini dikarenakan PDAM sangat menyadari adanya penurunan kemampuan membayar dari warga sebagai dampak dari Covid-119.

Selain itu, PDAM juga telah membagikan 100 alat cuci tangan portabel, yang disebar di sejumlah fasilitas umum di kota Makassar.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, saat menerima bantuan 1.000 paket dari PDAM Makassar, menyampaikan terima kasih.

Bantuan ini akan disalurkan kepada warga Makassar secepat mungkin.

“Akan kita bagikan kepada warga Makassar yang terdampak, yang selama ini tidak mendapatkan bantuan apapun dari berbagai program bantuan pemerintah yang ada .

Semisal yang tidak berKTP Makassar, ataupun yang awalnya tidak tercatat sebagai warga miskin namun karena di-PHK menjadikan mereka menjadi kurang mampu,” ujarnya.

Laporan Rahmat Hidayat

Editor : Muh.Rizki

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close