Pemkot Makassar

Parkir Liar di Makassar Disorot Gubernur, Yusran Diminta Benahi

Compaksulawesi.com — Makassar – Selain penanganan Covid-19, kondisi perparkiran juga merupakan salah satu masalah di Kota Makassar yang disorot oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abbdullah.

Sehingga Nurdin Abdullah langsung menginstruksikan Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar yang baru, Prof Yusran, untuk membenahi parkir di sejumlah wilayah dalam kota termasuk di area Balaikota yang dinilainya sangat semrawut.

“Kantor Wali Kota ini harus menjadi contoh. Bagaimana parkir liar ini kita bisa tertibkan kalau di sekitar kantor kita saja semrawut parkirannya. Itu juga saya sudah minta ke Pj Walikota Prof Yusran sebagai pekerjaan awal,” kata Nurdin Abdullah, saat memberikan sambutan di acara pelantikan serah terima jabatan Pj Wali Kota di Balai Kota Makassar, Rabu (13/5).

Dia juga mengatakan agar para pejabat Pemkot Makassar tidak menggunakan kendaraan pribadinya ke kantor. Dan meminta para pejabat menggunakan kedaraan umum atau onjek online.

“Tertibkan (Parkiran) sekitar wilayah kantor wali kota. Kalau tidak ada tempat parkir, yah resiko pak, makanya jangan pakai mobil (Pribadi). Kita pakai angkot, pakai motor atau Go-Jek,” tuturnya.

Bahkan jika perlu, kata mantan Bupati Banteng ini, para pemilik kedaraan memarkirkan kendaraannya di Lapangan Karebosi.

“Ataukah kita parkir di Karebosi. Sambil berjalan ke kantor. Kalau ini kita tidak bisa lakukan kita tidak mungkin bisa tertibkan parkir,” tandasnya.

Parkir liar di Kota Makassar memang sangat meresahkan banyak orang. Bahkan, parkir liar sampai menggunakan bahu jalan yang mengakibatkan terjadinya kemacetan.

Para tukang parkir liar juga kadang seperti hantu. Sebab mereka kadang muncul tiba-tiba dan langsung meminta uang kepada para pemilik kendaraan.

Menanggapi permintaan gubernur kepada Pj. Walikota yang baru, H.Irham Syah Gaffar selaku Direktur utama PD.Parkir Makassar Raya Menyambut baik arahan bapak gubernur Nurdi Abdullah.

Diruang kerjanya H.Ilo (sapaannya Akrabnya) Menjelaskan bahwa terkait Parkir di sekitar Area Kantor Balaikota ini harus terkoordinasi dan dibutuhkan kerjasama oleh semua Pihak.

Direktur PD Parkir Makassar Raya

“Kami dari PD.Parkir sangat sependapat dengan Usulan bapak Gubernur terkait kondisi Perparkiran di Seputaran Kantor Balaikota,tetapi hal ini tentu perlu kerjasama dan harus terkoordinasi dengan baik oleh instansi-instansi terkait”, ucap H.Ilo sapaan Akrabnya.

Lanjut H.Ilo mengatakan bahwa Kalau mau tertib dan rapi perlu kerjasama lintas sektor,sebab seperti kita ketahui bersama rata-rata kendaraan yang berparkir di lokasi tersebut adalah kendaraan pegawai,di tambah dengan kendaraan Intansi-intansi lain yang ada di sekitar kantor Balikota.

“kalau perlu sebaiknya pegawai yang berkantor di Balaikota tidak menggunakan kendaraan pribadi tetapi menggunakan kendaraan umum atau ojol,ataukah semua kendaraan pegawai yang menggunakan roda empat berparkir di area karebosi lalu berjalan kaki menuju kantor balaikota,dan kendaraan roda dua berparkir di Samping Museum Kota Makassar, seperti yang pernah kita uji coba beberapa waktu yang lalu, Sehingga dengan demikian persoalan Parkir di lokasi tersebut bisa sedikit ada solusi yang memang dari dulu selalu menjadi sorotan publik, disini tentunya kami juga membutuhkan dukungan full dari bapak Pj.Walikota agar pegawai pegawai yang berkantor di balaikota bisa mengindahkan apa yang menjadi permintaan Bapak Gubernur kita ini, “tutup H.Ilo.(rizki|Darma)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close